jpnn.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut tahun pertama memimpin Kota Kembang merupakan ujian yang lengkap.
Pada 2025, Pemkot Bandung menghadapi masalah berat, terutama masalah hukum.
BACA JUGA: Wali Kota Bandung Farhan Ingin Bongkar Teras Cihampelas Â
Belum setahun menjabat, Wakil Wali Kota Bandung Erwin, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus meminta proyek ke pejabat di sejumlah SKPD.
"Saya kira ini tahun pertama saya menjadi wali kota. Seperti yang disampaikan Pak Kapolres, pada tahun pertama ujiannya sudah komplet, dari masalah bencana, kerusuhan, hingga hukum," kata Farhan, dikutip Kamis (1/1).
BACA JUGA: Cukup Donasi Seikhlasnya, Bandung Zoo Dibanjiri Pengunjung Tahun Baru
Atas hal tersebut, masalah yang mengguncang Kota Bandung tersebut dipastikan akan dijadikan pembelajaran agar 2026 ini, wilayah yang dipimpinnya itu bisa menjadi lebih baik.
"Kami pelajari bersama. InsyaAllah tahun 2025 menjadi tahun pembelajaran, belajar betul bagaimana caranya menghadapi berbagai macam masalah," tuturnya.
BACA JUGA: Jangan Kaget, Sebegini Total Sampah di Malam Tahun Baru Jakarta
Namun, saat Kota Bandung menghadapi masalah itu, kata Farhan, pihaknya mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, terutama Forkopimda seperti kepolisian, TNI tiga matra, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri.
"Semuanya sangat kompak. Bahkan dari BIN juga sangat memberikan perhatian lebih kepada kita semua," ucap Farhan.
Sementara pada 2026 ini, pihaknya akan tetap fokus pada pembenahan permukiman dan wilayah, melalui program Prakarsa. Kemudian, kerjasama juga dengan Forkopimcam untuk melakukan pengamanan.
"Karena di Forkopimcam, untuk masalah pengamanan dan bencana, deteksi dini dan penjagaan dini itu sangat penting. Itu yang benar-benar kita pelajari selama tahun 2025," tuturnya.
Farhan mengatakan, dengan cara seperti itu setiap kali terjadi bencana di Bandung, semuanya bisa ditangani dengan baik. Sementara untuk pembangunan infrastruktur, sudah mulai masuk ke pembenahan 17 ruas jalan utama.
"Selain padat, ruas-ruas ini juga menjadi jalur banyak wisatawan. Bandung akan fokus pada pengembangan wisata, berbagai macam wisata, terutama MICE dan sport tourism," ujar Farhan.
Pada saat bersamaan, kata Farhan, pihaknya juga akan belajar bahwa kerja sama antar Forkopimda harus terus dijaga, bahkan kalau perlu ditingkatkan.
"Forkopimdanya sudah sampai ke level provinsi, karena bagaimanapun juga kami tidak bisa berjalan sendiri. Itu pelajaran paling penting dari tahun 2025 menuju 2026," pungkasnya.(mcr27/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina



:strip_icc()/kly-media-production/medias/1777036/original/078718000_1511258776-jambret.jpg)
