Jakpro Buka Suara soal Dugaan Calo Tiket Planetarium Jakarta

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) sebagai pengelola kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), merespons dugaan percaloan tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta.

Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, Anya A. Christiana, mengatakan, sistem ticketing Teater Bintang Planetarium Jakarta telah dirancang secara terintegrasi, transparan, dan berbasis kuota guna memastikan pengalaman menonton yang aman, nyaman, serta bebas dari praktik percaloan dan penipuan.

"Saat ini, penjualan tiket Teater Bintang Planetarium dilakukan melalui dua skema resmi, yakni pembelian daring (online) melalui platform Loket.com dan pembelian langsung (on the spot) di lokasi, dengan pembagian kuota sebesar 50 persen online dan 50 persen on the spot untuk setiap jadwal pertunjukan (show)," ujar Anya dilansir rilis resmi Jakpro, Kamis (1/1/2026).

Baca juga: Warga Keluhkan Sulitnya Tiket Planetarium Jakarta, Dugaan Calo Mencuat

"Skema ini diterapkan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan akses yang lebih adil kepada masyarakat," tegasnya.

Anya melanjutkan, seluruh mekanisme ticketing telah diatur berdasarkan kuota ketersediaan setiap show, sehingga tidak memungkinkan adanya penambahan penonton di luar jumlah tiket yang tersedia.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=calo tiket, Planetarium Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Percaloan tiket Planetarium, Sistem tiket Jakpro&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMS8xNTU0MTE0MS9qYWtwcm8tYnVrYS1zdWFyYS1zb2FsLWR1Z2Fhbi1jYWxvLXRpa2V0LXBsYW5ldGFyaXVtLWpha2FydGE=&q=Jakpro Buka Suara soal Dugaan Calo Tiket Planetarium Jakarta§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

"Sistem distribusi tiket Teater Bintang Planetarium telah kami atur secara ketat berbasis kuota. Tidak ada penambahan kapasitas di luar tiket yang tersedia, sehingga pengunjung yang memiliki tiket dapat menyaksikan pertunjukan dengan aman dan nyaman,” papar Anya.

Tiket dijual online dan offline

Anya pun mengungkapkan bahwa Loket.com merupakan satu-satunya platform resmi penjualan tiket secara daring.

Sementara pembelian langsung (on the spot) hanya dapat dilakukan melalui loket resmi yang berada di Drop Off Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki.

"Sistem ini kami bangun untuk mencegah praktik calo, penipuan, maupun dugaan keterlibatan oknum tidak bertanggung jawab. Jakpro tidak bekerja sama dengan pihak ketiga, perorangan, atau kanal tidak resmi dalam pendistribusian tiket,” kata Anya.

Baca juga: Pramono Pastikan Tak Ada Calo Tiket Planetarium: Kalau Ada, Dirut Jakpro Tanggung Jawab

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memutuskan penerapan skema kuota 50 persen penjualan online dan 50 persen penjualan on the spot setelah mendengar langsung keluhan masyarakat terkait tingginya minat pengunjung dan keterbatasan akses tiket daring yang kerap habis dalam waktu singkat.

Pramono juga menegaskan akan dilakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan sistem tersebut.

Menindaklanjuti arahan itu, Anya menyampaikan bahwa Jakpro tidak akan segan mengambil tindakan tegas.

"Termasuk pembatalan tiket secara sepihak, apabila ditemukan indikasi transaksi yang melanggar ketentuan. Kami mengimbau masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi. Setiap pelanggaran terhadap sistem yang berlaku akan kami tindak sesuai ketentuan,” ujarnya.

Di sisi lain, Jakpro mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga Planetarium Jakarta dan kawasan Taman Ismail Marzuki sebagai ruang publik dan pusat edukasi yang inklusif, aman, dan nyaman.

Planetarium Jakarta kini hadir dengan konsep baru berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI) yang memungkinkan interaksi edukatif dengan pengunjung.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Baca juga: Tiket Planetarium Kini Dijual Online dan Offline


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tinggalkan Borneo FC karena Alasan Keluarga, Fajar Fathur Rahman Merapat ke Malut United?
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
Rayakan Tahun Baru 2026, Prabowo Ajak Korban Bencana di Tapanuli Selatan Nyanyi Lagu Tanah Airku
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Ungkap Dilema Menterinya Turun ke Lokasi Bencana, Sering Dikritik dan Dihujat
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Wajib Pajak Terkendala Aktivasi Sistem Coretax? Ini Respons Purbaya
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tahun Baru 2026 Berlangsung 48 Jam, Ini Negara Paling Awal
• 2 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.