BANDUNG, KOMPAS - Sekitar 10.000 warga mengunjungi Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, Jawa Barat, meskipun dibuka secara terbatas saat liburan Tahun Baru, Kamis (1/1/2026). Para pengunjung memberikan donasi berupa pakan dan uang untuk Bandung Zoo yang tutup empat bulan terakhir.
Dari pantauan Kompas, para pengunjung memadati Bandung Zoo sejak pukul 08.00 WIB. Mereka tak hanya datang datang dari wilayah Bandung Raya, tetapi juga dari sejumlah kabupaten di Jabar.
Warga tidak hanya melihat satwa-satwa di Bandung Zoo. Mereka menggelar tikar dan makan bersama atau biasa disebut botram di area Bandung Zoo.
Para pengunjung tidak perlu membeli tiket untuk masuk ke kebun binatang. Mereka hanya diminta memberikan donasi pakan sayur, daging, dan uang sesuai kemampuan masing-masing.
"Saya juga memberikan donasi untuk pakan Bandung Zoo. Mudah-mudahan Kementerian Kehutanan dan Pemerintah Kota Bandung bisa mengaktifkan kembali Bandung Zoo tahun ini," kata Wati (37), salah seorang pengunjung dari Kota Bandung.
Sementara Rudi (38), pengunjung lainnya, bersyukur bisa berlibur lagi di Bandung Zoo yang tidak beroperasi selama berbulan-bulan karena konflik internal pengelola. Menurut dia, kebun binatang seluas 14 hektar ini merupakan salah satu destinasi wisata Bandung yang mudah diakses warga.
"Saya harap Bandung Zoo tahun ini sudah beroperasi normal. Tempat ini tak hanya destinasi wisata, tetapi wahana edukasi anak," harap ayah dua anak ini.
Bandung Zoo dibuka terbatas selama liburan Natal dan Tahun Baru setelah mendapatkan izin dari Pemerintah Kota Bandung. Sebab, tempat ini dinilai sebagai ruang publik yang bisa diakses warga.
Bandung Zoo ditutup sejak 6 Agustus 2025. Hal itu terjadi akibat konflik pengelolaan Bandung Zoo yang melibatkan dua kubu pengurus Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT).
Salah satu kubu yang terlibat konflik adalah pengurus manajemen YMT lama yang terdiri dari Gantira, Bisma Bratakusuma, dan Petrus Arbeny.
Adapun kubu lainnya adalah manajemen baru yang dipimpin Ketua YMT John Sumampauw dan Tressia Spanov selaku General Manager YMT.
Juru Bicara Serikat Pekerja Bandung Zoo, Sulhan Syafii mengapresiasi antusiasme besar pengunjung ke Bandung Zoo selama liburan Natal dan Tahun Baru. Jumlah pengunjung pada Kamis (1/1/2026) diperkirakan mencapai 10.000 orang.
Ia mengaku Bandung Zoo akan dibuka terbatas hingga musim libur panjang Natal dan Tahun Baru berakhir pada Minggu (4/1/2026). Sebab, animo para pengunjung ke Bandung Zoo sangat tinggi.
"Luar biasa perhatian warga Jawa Barat untuk Bandung Zoo. Dalam pembukaan terbatas selama sepekan terakhir, jumlah pengunjung mencapai 50.000 orang dan donasi 1 ton pakan serta uang Rp 100 juta, " paparnya.



