Grid.ID - Kasus teror terhadap influencer dan DJ asal Aceh, Ramond Dony Adam alias DJ Donny, menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. DJ Donny diketahui menerima dua kali teror ke rumahnya dalam kurun waktu kurang dari tiga hari. Beginilah kronologi rumah DJ Donny diteror bangkai ayam hingga bom molotov.
Teror tersebut bermula dari kiriman bangkai ayam berlumur darah yang disertai ancaman tertulis. Tidak berhenti di situ, aksi teror berlanjut dengan pelemparan bom molotov ke pekarangan rumahnya pada dini hari.
Rangkaian peristiwa ini dinilai serius karena berpotensi membahayakan keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar. Berikut kronologi rumah DJ Donny diteror secara lengkap berdasarkan keterangan korban dan pihak kepolisian.
Teror Pertama
Kronologi rumah DJ Donny diteror bermula pada Senin (29/12/2025) malam. Saat itu, istri DJ Donny yang baru pulang makan malam di luar rumah menemukan sebuah paket mencurigakan di pekarangan.
Paket tersebut berupa wadah plastik bening tanpa keterangan alamat tujuan maupun pengirim. Karena merasa janggal, sang istri segera menghubungi DJ Donny dan memintanya pulang ke rumah.
Setelah dibuka, paket itu ternyata berisi bangkai ayam yang kepalanya telah dipotong dan dilumuri darah. Di dalam paket tersebut juga ditemukan secarik kertas berisi ancaman.
“Saya pulang ke rumah, saya buka, isinya rupanya bangkai ayam. Ayam dipotong kepalanya, dan ada tulisan ancaman,” ujar Donny dikutip dari Kompas.com, Kamis (1/1/2026).
Tulisan ancaman itu berbunyi, “Jaga mulutmu, terutama di medsos. Jangan pecah belah bangsa, atau kamu akan jadi seperti ayam ini!”
Tak hanya itu, pelaku juga menyertakan selembar kertas berisi foto DJ Donny yang diduga diambil dari salah satu kontennya di media sosial. Pada bagian leher foto tersebut terdapat garis merah dengan dua tanda silang (X), seolah menggambarkan leher yang tergorok. Temuan ini semakin memperjelas bahwa teror tersebut ditujukan langsung kepada DJ Donny.
Rekaman CCTV Ungkap Aksi Pelaku
Baca Juga: Viral di Sosial Media, Guru di Pasuruan Dipecat Usai Keluhkan Jarak Mengajar 114 Km, Ini Kronologi Pemecatan dan sosok Nur Aini
Dalam kronologi rumah DJ Donny diteror, rekaman kamera CCTV milik tetangga turut memberikan gambaran awal aksi pelaku. Dari rekaman tersebut, terlihat seseorang melempar paket ke pekarangan rumah lalu langsung melarikan diri. DJ Donny menilai pelaku bertindak secara pengecut dan terkesan amatiran.
“Dia langsung lempar, jatuhin gitu aja, langsung kabur. Pengecut. Jadi masih kayak amatiran juga menurut saya,” kata Donny. Meski demikian, setelah kejadian pertama, Donny mengaku tidak terlalu mengindahkan ancaman tersebut. Ia hanya mengunggah peristiwa itu ke akun Instagram pribadinya @dj_donny dan menambah jumlah kamera CCTV di sekitar rumah sebagai langkah antisipasi.
Teror Kedua
Namun, kronologi rumah DJ Donny diteror berlanjut dengan insiden yang lebih berbahaya. Berselang satu hari lebih, teror kedua terjadi pada Rabu (31/12/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Melalui kamera CCTV yang baru dipasang, terlihat dua orang pria bermasker dan mengenakan jas hujan mondar-mandir di depan rumah DJ Donny.
Tak lama kemudian, salah satu pelaku melemparkan bom molotov ke arah pekarangan rumah. Setelah melemparkan bom tersebut, kedua pelaku langsung melarikan diri.
Bom molotov sempat mengeluarkan nyala api, namun beruntung api tersebut cepat padam karena hujan yang turun saat itu. Bom tersebut diketahui mendarat di atas mobil, tetapi tidak menimbulkan kerusakan atau kerugian materi.
Peristiwa ini terekam jelas oleh kamera CCTV dan diunggah DJ Donny ke akun Instagramnya. Dalam rekaman terlihat jelas waktu kejadian sekitar pukul 03.12 WIB. Aksi tersebut dinilai sangat berbahaya karena berpotensi mengancam keselamatan penghuni rumah dan warga sekitar.
Laporan Resmi ke Polda Metro Jaya
Merasa tidak bisa mentoleransi aksi teror tersebut, DJ Donny akhirnya melaporkan kejadian itu ke Mapolda Metro Jaya pada Rabu (31/12/2025). Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor STTLP/B/9545/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA. Dalam laporannya, Donny berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku di balik teror tersebut.
Menurut DJ Donny, penyerangan dengan bom molotov bukan hanya mengancam dirinya, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat sekitar. Ia menilai negara harus hadir untuk melindungi warganya dari intimidasi dan teror.
“Ini harus diungkap, harus benar-benar diungkap. Karena kenapa? Bukan hanya saya saja yang jadi korban. Tapi ada orang lain juga, ada banyak, lebih dari lima, mungkin, yang kena intimidasi,” kata Donny, dikutip dari Tribun Sumsel.
Respons Kepolisian
Kronologi rumah DJ Donny diteror juga dibenarkan oleh pihak kepolisian. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa laporan terkait dua aksi teror tersebut telah diterima dan sedang ditangani. “Iya benar, sudah diterima laporannya soal dua teror itu,” kata Budi saat ditemui di Mapolda Metro Jaya.
DJ Donny sendiri dikenal sebagai influencer yang kerap menyuarakan kritik terhadap pemerintah melalui media sosial. Kontennya banyak membahas isu penanganan bencana, penangkapan aktivis, penegakan hukum, hingga evaluasi program-program pemerintah. Aktivitas inilah yang diduga menjadi latar belakang munculnya teror terhadap dirinya, meski motif pasti pelaku masih dalam penyelidikan kepolisian.
Demikianlah kronologi rumah DJ Donny diteror yang menjadi sorotan publik. DJ Donny berharap kasus ini dapat segera diungkap agar tidak menimbulkan rasa takut berkepanjangan, baik bagi dirinya maupun bagi influencer dan aktivis lain yang mengalami intimidasi serupa. (*)
Artikel Asli



