Cak Imin Ngaku PKB Setuju Pilkada Dipilih DPRD Sejak Era SBY: Biaya Mahal, Penuh Kecurangan, Aparat Tidak Netral

fajar.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku sikap partainya mendukung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih DPRD bukan hal baru.Sikap itu, kata dia, sudah sejak era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Sikap PKB soal pilkada dipilih oleh DPRD sejak saat pemerintahan Pak SBY dan bahkan sudah berhasil dijadikan UU,” kata Cak Imin dikutip dari unggahannya di X, Kamis (1/1/2026).

Dia mengungkapkan sejumlah alasan. Utamanya biaya mahal hingga aprat tak netral.

“Alasannya sederhana; biaya mahal dan penuh kecurangan, juga aparatur belum banyak yang bisa netral,” terangnya.

Namun Undang-Undang (UU) itu, kata Cak Imin, dibatalkan dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu). “Sayangnya kemudian dibatalkan oleh Perpu,” ucapnya.

Menurut Cak Imin, Pilkada tak menghasilkan kepala daerah yang mandiri dan kuat.

“Produk pilkada langsung tidak banyak menghasilkan kepala daerah yang kuat dan mandiri,” ucapnya. “Bagaimana menurutmu sobat?” tambahnya.(Arya/Fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mutasi Besar-besaran ASN di Malam Tahun Baru Jadi Tontonan Warga
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Perbanyak Event Internasional di DKI, Pramono Bakal Undang Klub Jerman Lawan Persija
• 17 jam laludetik.com
thumb
Refleksi Kehidupan Madani: Adab Publik, Kejernihan Niat, dan Kompas Al-Quran
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Lentera Hidup: Rahasia di Balik Kedip Kunang-Kunang dan Perannya bagi Ekosistem
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Jakarta sumbangkan 10% pendapatan Ancol untuk Sumatera-Aceh
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.