Empati untuk Korban Bencana Sumatra, Malam Tahun Baru di Lembang Diisi Kegiatan Sosial

mediaindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita

SUASANA malam pergantian Tahun Baru 2026 di Lembang, Kabupaten Bandung Barat terasa jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.  Tidak terdengar suara terompet maupun kembang api yang biasanya menjadi ciri khas perayaan malam tahun baru.

Kawasan alun-alun Lembang yang umumnya dipadati wisatawan dan masyarakat untuk menunggu detik-detik pergantian tahun tampak tidak terlalu ramai. Pengunjung yang hadir pun hanya disuguhi hiburan live musik tanpa pesta kembang api.

Perayaan kembang api hanya dilakukan sebagian kecil masyarakat di rumah masing-masing. Itupun berlangsung singkat, sekitar lima menit, dan tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya.

Penyambutan Tahun Baru 2026 di Lembang justru lebih banyak diisi dengan kegiatan sosial. Salah satunya dilakukan Pemerintah Desa Gudang Kahuripan.

Pada kegiatan tersebut, dilaksanakan pembagian sembako kepada anak yatim piatu dan orang lanjut usia (jompo). Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada korban bencana di Aceh, sekaligus memperingati Isra Mi’raj.

"Pada acara menyambut malam tahun baru, kami juga menyerahkan insentif bagi guru ngaji dan PAUD, serta insentif RT dan RW di Desa Gudang Kahuripan," kata Kepala Desa Gudang Kahuripan, Agus Karyana, Kamis (1/1).

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi agar perayaan pergantian tahun digelar secara sederhana dan tidak diisi dengan pesta pora.

"Instruksi itu kami sampaikan kepada masyarakat desa. Kami mengimbau agar perayaan tahun baru dilakukan di rumah atau bersama keluarga, tanpa hingar bingar seperti tahun-tahun sebelumnya. Ini sebagai bentuk empati kepada para korban bencana di Sumatra," ujarnya.

Agus yang juga menjabat Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bandung Barat menyatakan situasi malam tahun baru berjalan aman dan kondusif berkat kerja sama aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat.

"Pesta kembang api tidak semeriah biasanya, menandakan masyarakat turut merasakan empati atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Sumatra," jelasnya.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Refleksi Akhir Tahun, Wali Kota Bandung: Ujiannya Komplet
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Menhub pastikan kesiapan arus balik Natal-tahun baru di Yogyakarta
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenkes Temukan Penyakit Kulit dan Gangguan Pencernaan Warga Baduy
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Libur Tahun Baru jadi Rezeki, Omzet Penyedia Sewa Sepeda Ontel di Kota Tua Melonjak
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Hari Ketujuh Operasi Pencarian 3 WNA Spanyol di Labuan Bajo, 13 Kapal Dikerahkan
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.