FAJAR, TAKALAR — Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, mendapat kado istimewa di awal tahun 2026. Desa ini berhasil menorehkan prestasi dengan masuk Top 10 Desa Paling Aktif dalam pemanfaatan platform DIGIDES edisi September 2025.
Berdasarkan data aktivitas desa pada sistem DIGIDES, Desa Banggae menempati peringkat kedua dengan perolehan skor 13.847 poin. Penghargaan ini diberikan kepada desa-desa yang dinilai konsisten memanfaatkan platform digital dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan publik.
Mengutip akun resmi digitaldesa.id, DIGIDES mendukung berbagai aspek layanan desa, mulai dari administrasi kependudukan, surat-menyurat, pengelolaan pajak, hingga layanan bantuan sosial. Capaian ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Desa Banggae dalam mendorong percepatan transformasi digital di tingkat lokal.
Camat Mangarabombang, Mappaturung, mengapresiasi prestasi tersebut dan menilai keberhasilan Desa Banggae sebagai bukti keseriusan pemerintah desa dalam mengelola sistem informasi berbasis digital.
“Peringkat kedua yang diraih Desa Banggae merupakan hal yang luar biasa dan patut diapresiasi setinggi-tingginya. Keberhasilan ini juga sejalan dengan komitmen Bupati Takalar yang menyerukan penerapan sistem informasi berbasis digital,” ujarnya, Kamis, 1 Januari 2026.
Ia menambahkan, langkah inovatif Desa Banggae diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Takalar, khususnya di Kecamatan Mangarabombang, untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sebagai informasi, DIGIDES merupakan platform teknologi informasi yang berfokus pada tata kelola dan pelayanan desa di seluruh Indonesia, dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung seperti Siskuedes Online, WebGIS, serta dashboard pemantauan. (mgs)





