Kebiasaan Malam Sederhana yang Ampuh Cegah Gula Darah Naik

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Diabetes (Ist Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lonjakan gula darah pada malam hari perlu diwaspadai karena dapat memicu hiperglikemia dan meningkatkan risiko diabetes serta gangguan metabolik lainnya. Kondisi ini kerap terjadi setelah makan malam, terutama bila tidak diimbangi aktivitas fisik.

Salah satu kebiasaan sederhana yang terbukti efektif menjaga gula darah tetap stabil adalah berjalan santai setelah makan malam. Ahli diet terdaftar sekaligus pendidik diabetes bersertifikat, Kaitlin Hippley, menyebut aktivitas ringan ini membantu tubuh mengelola gula darah dengan lebih baik.

"Berjalan setelah makan malam mendorong otot menggunakan glukosa dari makanan sebagai energi, sehingga membantu mengontrol gula darah," kata Hippley, dikutip dari Eating Well, Kamis (1/1/2026).


Baca: 8 Minuman Ampuh Turunkan Kolesterol Usai Pesta Daging di Tahun Baru

Berikut empat manfaat utama berjalan kaki setelah makan malam untuk menjaga gula darah:

1. Membantu menyeimbangkan gula darah

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki dapat meningkatkan sensitivitas insulin setelah makan. Saat sel tubuh lebih responsif terhadap insulin, glukosa dapat diserap dan digunakan secara optimal sebagai energi, sehingga lonjakan gula darah dapat dicegah.

2. Menurunkan gula darah sebelum tidur

Gula darah tinggi di malam hari berisiko bertahan hingga pagi, terutama setelah konsumsi makanan tinggi lemak yang dapat menunda kenaikan glukosa dan meningkatkan resistensi insulin. Berjalan kaki membantu otot menyerap glukosa secara langsung, bahkan tanpa bergantung sepenuhnya pada insulin.

Baca: 9 Tanda Tubuh Sudah Overdosis Gula, Jangan Anggap Remeh

3. Meningkatkan sensitivitas insulin

Karbohidrat yang dikonsumsi saat makan malam akan dipecah menjadi glukosa dan secara alami menaikkan gula darah. Berjalan kaki setelah makan membantu meningkatkan respons sel terhadap insulin, sehingga glukosa dari makanan dapat segera dimanfaatkan. Dampaknya terasa baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

4. Mendukung kualitas tidur yang lebih baik

Gula darah tinggi sebelum tidur dapat memicu sering terbangun di malam hari, termasuk karena kebutuhan buang air kecil. Menjaga gula darah tetap stabil sebelum tidur berkontribusi pada kualitas tidur yang lebih baik, yang pada akhirnya turut membantu pengendalian gula darah di pagi hari.

"Gula darah yang stabil sebelum tidur dapat mengurangi gangguan tidur akibat fluktuasi kadar glukosa," ujar Hippley.

Dengan kebiasaan sederhana ini, risiko lonjakan gula darah di malam hari dapat ditekan sekaligus mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.


(tfa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Daya Beli Lesu, Bisnis Kecantikan Bersaing Rebut Hati Pelanggan

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ketika Ledakan Nucleus Farma Tangsel Menyeret Direksi Jadi Tersangka...
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Perang 2 Tahun di Gaza Buram, Netanyahu: Hamas Masih Punya 20 Ribu Pejuang dan 60 Ribu Senjata
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ramalan Shio Tahun Baru 2026: Macan Banyak Peluang Baru, Naga Perlu Jaga Emosi
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Punya Rekor Manis, PSM Makassar Target Curi Tiga Poin saat Hadapi Borneo FC?
• 8 jam lalufajar.co.id
thumb
Catat! Tahun 2026 Ada 25 Hari Libur dan 9 Kali Long Weekend
• 7 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.