Presiden Prabowo Dorong Pemanfaatan Bahan Lokal untuk Hunian Sementara

tvrinews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Aceh Tamiang

Presiden RI Prabowo Subianto meminta tim di lapangan memanfaatkan bahan-bahan lokal dalam pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak bencana. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan hunian yang lebih sejuk dan nyaman dengan biaya yang lebih efisien.

Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meninjau hunian sementara yang dibangun Danantara di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026.

“Solusinya tidak perlu mahal. Bisa menggunakan bahan-bahan lokal, seperti anyaman atau ijuk yang dilapisi di bawah seng,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut mantan Menhan tersebut, penggunaan material sederhana dapat membantu mengurangi panas di dalam hunian. 

Ia menilai kreativitas tim di lapangan menjadi kunci agar hunian sementara tetap layak dan memenuhi kebutuhan dasar warga.

“Hal-hal sederhana seperti itu bisa diterapkan. Nanti disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Presiden Prabowo menegaskan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berupaya meringankan beban masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. 

Ia juga menekankan bahwa meskipun tidak menetapkan status bencana nasional, pemerintah tetap menangani dampak bencana secara serius.

“Tidak berarti kita menganggap ini ringan. Pemerintah hadir dan bekerja untuk membantu masyarakat,” tuturnya.

Presiden menambahkan, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran pemulihan untuk wilayah terdampak. Pemerintah juga terbuka terhadap bantuan dari berbagai pihak, selama sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku.

“Kita terbuka terhadap bantuan, yang penting jelas dan tujuannya untuk meringankan penderitaan rakyat,” ujarnya.

Hunian sementara diprioritaskan bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum, jumlah rumah rusak berat akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencapai 47.149 unit.

Sebanyak 29.542 unit ditangani melalui pembangunan hunian sementara, sementara 17.057 unit lainnya dibantu melalui skema uang pengganti atau dana tunggu hunian.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Okupansi Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh di Atas 100 Persen saat Nataru 2026, KAI: Satu Tempat Duduk Bisa Digunakan 2 Orang
• 21 jam lalumerahputih.com
thumb
BMKG Peringatkan Hujan Lebat pada 2 hingga 8 Januari 2026, Sejumlah Daerah Status Siaga!
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Satgas Yonif 511/DY Bagikan Makanan Ringan Sambut Tahun Baru di Pirime
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo soal Tak Tetapkan Status Bencana Nasional Sumatera: Negara Kita Mampu
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Iran Bergolak di Awal 2026: Protes Nasional Memasuki Hari Kelima, Tantang Langsung Sistem Teokrasi
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.