JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi lingkungan Greenpeace Indonesia tengah mempertimbangkan membuat laporan ke kepolisian setelah aktivis sekaligus pengurusnya, Iqbal Damanik, diteror dengan bangkai ayam, Selasa (30/12/2025).
Kepala Greenpeace Indonesia, Leonard Simanjuntak, mengatakan teror ini tak menggentarkan mereka untuk terus melakukan kampanye yang mengkritisi kerusakan lingkungan.
“Kami akan tetap menjalankan tugas-tugas kampanye kami. Melaporkan kepada polisi sedang dipertimbangkan,” kata Leonard saat dihubungi, Kamis (1/1/2026).
Baca juga: Setelah DJ Donny, Rumah Aktivis Greenpeace Diteror Bangkai Ayam
Paket berisi bangkai ayam itu mendarat di pekarangan rumah Iqbal pada Selasa dini hari. Saat itu Iqbal sempat mendengar ada barang yang dijatuhkan.
Baru ketika salah seorang anggota keluarganya keluar dari rumah pukul 05.30 WIB lah paket itu ditemukan. Saat dibuka, bangkai ayam pun terlihat dengan surat ancaman.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=teror, aktivis Greenpeace, aktivis greenpeace diteror, teror aktivis greenpeace&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMS8yMDE2MTUxMS9ydW1haC1ha3RpdmlzLWRpdGVyb3ItYmFuZ2thaS1heWFtLWdyZWVucGVhY2UtcGVydGltYmFuZ2thbi1sYXBvci1wb2xpc2k=&q=Rumah Aktivis Diteror Bangkai Ayam, Greenpeace Pertimbangkan Lapor Polisi§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `“JAGALAH UCAPANMU APABILA ANDA INGIN MENJAGA KELUARGAMU, MULUTMU HARIMAUMU,” bunyi tulisan pada surat itu.
Saat ini, Iqbal dan keluarga diungsikan ke rumah aman. Mereka dalam kondisi sehat meski mengalami sedikit guncangan usai kejadian.
Sebelum Iqbal, influencer yang juga cukup vokal tentang penanganan bencana ini, DJ Donny dan Sherly Annavita, lebih dulu menerima teror bangkai ayam dan telur busuk.
Donny telah melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya setelah menerima teror kedua berupa bom molotov, Rabu (31/12/2025).
Hingga kini, mereka tidak mengetahui secara pasti siapa pengirim teror itu dan apakah ada keterkaitan di antara ketiganya.
Namun, mereka menduga teror ini berhubungan dengan kritik yang diungkapkan Iqbal tentang penanganan pemerintah atas bencana banjir bandang di Sumatera.
Baca juga: Kronologi Teror Bangkai Ayam dan Bom Molotov Rumah DJ Donny
“Kami yakin teror ini berasal dari pihak-pihak yang tidak senang kebebasan sipil, kebebasan berekspresi, kebebasan pers tetap terjaga, termasuk dalam mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah dalam penanganan bencana Sumatera,” kata Leonardo.
Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya akan menganalisis pola teror ini dengan dua yang lainnya untuk mengidentifikasi pelaku.
“Akan dianalisa apakah pola dan caranya sama dalam menerima teror,” kata Budi saat dihubungi, Kamis.
Namun, para korban tetap dianjurkan membuat laporan resmi untuk mempermudah penyelidikan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2022%2F11%2F17%2F733a75e4-7028-4a94-890c-bb9e0505875e.jpg)

