BATU (Realita)- Tim Pansus III DPRD Kota Batu berkolaborasi dengan Pemkot Batu dan BPN bergerak cepat mengantisipasi para pengembang nakal yang meresahkan masyarakat dengan menggelar Uji Publk dalam rangka Sosialisasi Penyusunan Perubahan Peraturan Daerah Tentang, Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU)
Uji Publik dipimpin langsung oleh Ketua Pansus III DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, S.Sos., dengan menghadirkan narasumber dari Disperkim, BPN Kota Batu dan dari akademisi yang berlangsung pada Desember 2025 di Hotel Zam-Zam Kota Batu.
Baca juga: Khamim Tohari Akan Membela dan Mengawal Warga Junggo Sampai Tuntas
"Ada beberapa point penting yang ditekankan pada Uji Publik kemarin yaitu terkait perubahan Raperda PSU yang sangat diperlukan agar regulasi daerah tetap relevan dengan perkembangan kebijakan nasional dan mampu menjawab persoalan nyata yang sedang dihadapi di masyarakat," ujar Khamim Tohari. Kamis (1/1/2026)
Ketua Pansus III DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, S.Sos., menjelaskan bahwa pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) PSU ini sangat urgent untuk memastikan penyediaan dan pengelolan PSU betul-betul berpihak kepada kepentingan masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pemerintah daerah juga pengembang.
Baca juga: Ketua DPRD Kota Batu Apresiasi Teklen HUT ke-24 Kota Batu
" Kami juga menyampaikan bahwa selama ini banyak PSU yang belum diserahkan akan tetapi pengembangnya sudah melarikan diri meninggalkan tempat dan tidak bertanggungjawab sehingga masyarakat juga bingung, semoga Raperda PSU ini bisa membantu mereka," tegas Khamim Tohari
Khamim Tohari, S.Sos., menambahkan, pihaknya berharap mudah-mudahan dengan digelarnya Uji Publik ini banyak masukan dari teman-teman terutama Rei, Rapernas, BPN dan Kejaksaan.
Baca juga: Wali Kota Batu Tekankan Semangat Kolaborasi Lintas Sektoral
" Nantinya Raperda PSU ini akan kita masukan di penyelarasan sehingga ada point-point yang perlu ditambahkan mengenai kebijakan dan perlu dibenahi, atau mungkin ada masukan yang harus ditambahkan sehingga bisa lebih baik lagi kedepanya," pungkas Khamim Tohari. (Ton)
Editor : Redaksi



