Terisolasi Total Akibat Banjir Bandang, Warga KAT Sikundo Aceh Barat Bertahan dengan Bantuan Udara

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, mengalami situasi darurat setelah banjir bandang menghancurkan akses jalan sepanjang lima kilometer dan menghanyutkan satu-satunya jembatan gantung yang menghubungkan desa dengan wilayah luar.

Sekitar 40 kepala keluarga kini terisolasi total tanpa jalur darat, menyebabkan distribusi bantuan hanya bisa dilakukan melalui udara.

Bantuan Disalurkan Lewat Helikopter, Warga Bertahan dengan Risiko Tinggi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan bantuan logistik dengan menggunakan helikopter karena kondisi jalan yang rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Bantuan yang dikirim meliputi 125 kilogram beras, 15 paket sembako, satu unit genset, serta peralatan komunikasi darurat.

Plt. Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal, menjelaskan, "Bantuan disalurkan lewat udara karena akses jalan masih dalam perbaikan."

Situasi di lapangan memaksa warga menggunakan ban bekas untuk menyusuri aliran sungai sejauh lima kilometer demi mendapatkan kebutuhan dasar, meski sangat berisiko.

Kondisi ini memicu kekhawatiran atas keselamatan warga, terutama anak-anak yang kini tidak dapat mengakses sekolah.

Kondisi Mirip Insiden 2019, Bupati Nyatakan Situasi Memprihatinkan

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyebut kondisi masyarakat Sikundo sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian segera.

"Satu-satunya jembatan gantung yang dulu dibangun setelah viral insiden 2019, kini hanyut," ungkapnya.

Ketiadaan perahu, sulitnya akses off-road yang hanya bisa ditembus mobil 4x4 dengan sopir berpengalaman, serta keterbatasan komunikasi membuat desa tersebut benar-benar terputus dari dunia luar.

Saat ini warga mengalami kekurangan pangan dan obat-obatan, sementara layanan kesehatan belum tersedia secara langsung di lokasi.

Pemerintah daerah menilai situasi sebagai darurat kemanusiaan dan menekankan perlunya percepatan pembangunan jembatan darurat, pembukaan akses jalan, serta pengiriman bantuan logistik dan layanan medis secara berkala.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Qantas Ungkap Film yang Paling Banyak Ditonton Traveler Sepanjang 2025
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi 2 Kelompok di Klander Nyaris Tawuran: Petasan Dinyalakan, Polisi Datang Massa Bubar
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Libur Nataru 2025/2026 Padat, Lebih dari 30% Bus Tak Layak Jalan
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Marak Teror Aktivis dan Influencer, Bivitri Savitri: 2026 Otot Makin Dipake dan Semakin Gelap
• 12 jam lalufajar.co.id
thumb
Malioboro Ramai saat Libur Nataru Tapi Pendapatan Sopir Andong Jauh Menurun dari Sebelum Covid
• 13 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.