Bagi kiat, PLN: Waspada bahaya listrik saat banjir

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Banjarbaru, Kalsel (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bahaya listrik akibat banjir maupun dampak cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga awal tahun. Kondisi ini ditandai dengan curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, sehingga beberapa daerah mengalami banjir.

Menyikapi kondisi tersebut, General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono di Banjarbaru, Kamis, menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

Oleh karena itu PLN akan melakukan pemadaman listrik apabila rumah warga atau aset kelistrikan, seperti gardu distribusi, terendam banjir dengan ketinggian air yang berpotensi menimbulkan bahaya arus pendek.

Baca juga: PLN: Sistem kelistrikan Aceh pulih 93 persen pascabanjir Sumatra

“Keamanan dan keselamatan masyarakat merupakan hal yang paling utama bagi kami,” kata Iwan.

Dia menjelaskan langkah pertama yang perlu dilakukan masyarakat saat permukiman terendam banjir adalah mematikan aliran listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter guna menghindari risiko tersengat listrik.

“Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak dan pindahkan perangkat elektronik ke tempat yang lebih aman,” lanjutnya.

Dia juga mengatakan apabila terjadi banjir dan aliran listrik belum dipadamkan, masyarakat diminta segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau ke kantor PLN terdekat.

Baca juga: PLN Bali kirim 11 personel relawan bantu pulihkan listrik di Sumatera

“Selain itu hubungi juga instansi terkait penanggulangan bahaya banjir,” ucap Iwan.

Setelah banjir surut, lanjutnya, masyarakat perlu memastikan seluruh instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam kondisi kering sebelum digunakan kembali.

“Petugas PLN akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aset yang terdampak sebelum listrik dinyalakan kembali,” kata Iwan.

Melalui edukasi ini, PLN berharap masyarakat semakin memahami langkah-langkah keselamatan kelistrikan saat banjir, sehingga risiko bahaya listrik dapat dicegah sejak dini meskipun ancaman tersebut kerap tidak terlihat.

Baca juga: PLN: Transmisi Arun-Bireuen telah bertegangan, listrik pulih bertahap


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mendiktisaintek Dorong Penguatan Ekosistem Riset Melalui Dialog Berkelanjutan
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Jelang Berlaku KUHP Baru, YLBHI Sorot Sejumlah Pasal Lebih Keras dari Aturan Zaman Belanda
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Eks Pelatih Arema FC asal Portugal Ini Terus Memantau Perkembangan Singo Edan: Siap Kembali jika Dibutuhkan
• 15 jam lalubola.com
thumb
Mensos Siapkan Jaminan Hidup Korban Bencana Rp15 Ribu Per Hari
• 21 jam laluidntimes.com
thumb
Evakuasi 3 Truk Sampah di Bantargebang Sempat Terkendala Tali Baja Putus
• 16 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.