Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dikabarkan tengah bersiap menunjuk pelatih asal Inggris, John Herdman, sebagai pelatih kepala baru timnas Indonesia.
Herdman disebut akan dikontrak selama dua tahun, dengan opsi perpanjangan hingga 2029.
Nama John Herdman mencuat kuat setelah proses seleksi pelatih yang dilakukan PSSI berlangsung cukup ketat.
Selain Herdman, sosok Giovanni van Bronckhorst yang kini menjadi asisten pelatih Liverpool juga sempat masuk dalam daftar kandidat.
Namun demikian, Herdman dinilai lebih unggul berkat pengalamannya di level internasional, pemikiran taktik modern, serta rekam jejaknya dalam mengembangkan pemain muda.
Pelatih kelahiran Inggris itu dikenal sebagai sosok di balik keberhasilan tim nasional Kanada lolos ke Piala Dunia 2022.
Jika resmi ditunjuk, Herdman tidak hanya akan menangani timnas senior, tetapi juga dipercaya merangkap jabatan sebagai pelatih kepala tim U23 Indonesia.
Tahun 2026 diproyeksikan menjadi periode krusial bagi sepak bola Indonesia di bawah arahan Herdman.
Agenda padat telah menanti, dimulai dengan FIFA Days pada 23 hingga 31 Maret yang akan menjadi kesempatan pertama bagi sang pelatih untuk menguji skuad, sekaligus membentuk identitas permainan timnas.
Selanjutnya, FIFA Matchday pada bulan Juni akan dimanfaatkan untuk mematangkan taktik serta menilai kesiapan pemain-pemain kunci.
Puncak perhatian akan tertuju pada Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 25 Juli hingga 26 Agustus.
PSSI menaruh harapan besar pada ajang tersebut. Indonesia ditargetkan mampu meraih gelar Piala AFF untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, setelah 15 kali berpartisipasi dan enam kali finis sebagai runner-up.
Rangkaian FIFA Matchday pada bulan September, Oktober, dan November 2026 akan menjadi penutup tahun, sekaligus berfungsi sebagai persiapan menuju putaran final Piala Asia 2027.
Sebelum dikabarkan merapat ke Indonesia, John Herdman sempat melatih Toronto FC di Major League Soccer (MLS).
Dari 46 pertandingan, ia mencatatkan 17 kemenangan, empat hasil imbang, dan 25 kekalahan.
Meski catatan tersebut tidak sepenuhnya impresif, Herdman diharapkan mampu membawa napas baru bagi tim nasional Indonesia, khususnya dalam aspek taktik dan mentalitas bertanding, dua elemen yang dinilai masih perlu diperkuat untuk bersaing di level Asia.



