China berencana meningkatkan investasi besar-besaran dalam sektor jaringan listrik guna membangun sistem yang mampu menyerap lebih banyak pasokan energi baru, seiring percepatan transisi energi nasional.
Dilansir Jumat (2/1), Administrasi Energi Nasional China (National Energy Administration) dan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China (National Development and Reform Commission) menargetkan pembentukan sistem jaringan listrik baru yang dapat mendukung program transmisi listrik dari wilayah barat ke timur dengan kapasitas melebihi 420 GW di 2030.
Baca Juga: Ganti Mobil Baru, Pemerintah China Berikan Subsidi Khusus
Dalam rencana tersebut, pemerintah menyiapkan tambahan kapasitas penyeimbangan antarprovinsi sekitar 40 GW. Energi baru diproyeksikan menyumbang total produksi listrik nasional hingga sekitar 30%.
Panduan kebijakan tersebut juga menekankan perlunya menghindari pembangunan berlebihan yang berpotensi menimbulkan inefisiensi. Selain itu, pemerintah mendorong partisipasi modal swasta dalam investasi dan pembangunan infrastruktur jaringan listrik.
Baca Juga: Meta Akuisisi Startup China Ini, Pernah Dijuluki 'The Next DeepSeek'
Langkah ini mencerminkan upaya pemerintah setempat untuk memperkuat sistem kelistrikan nasional agar lebih fleksibel dan andal, sekaligus mendukung integrasi energi terbarukan dalam skala besar dan menjaga keamanan pasokan listrik jangka panjang.




