Aktivis-Influencer Dapat Teror, Greenpeace: Polanya Pembungkaman agar Tak Lagi Kritik Pemerintah

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Ketua Pokja Politik Greenpeace Indonesia Khalisah Khalid dalam dialog Kompas Petang, KompasTV, Kamis (1/1/2026). (Sumber: Tangkap layar KompasTV.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Pokja Politik Greenpeace Indonesia, Khalisah Khalid mengomentari mengenai teror yang diduga diterima sejumlah influencer dan aktivis yang aktif membahas terkait penanganan bencana Sumatera. 

Mereka yang menerima teror di antaranya, aktivis Greenpace Indonesia Iqbal Damanik, dan para influencer Ramon Dony Adam alias DJ Donny, Sherly Annavita Rahmi, dan Virdian Aurellio. 

Terkait hal ini, Khalisah melihat pola teror yang terjadi kepada para influencer dan aktivis tersebut adalah upaya pembungkaman terhadap orang-orang yang belakangan gencar menyampaikan kritik kepada pemerintah.

Baca Juga: Deretan Influencer yang Diduga Mengalami Teror Usai Bahas Penanganan Bencana Sumatera

"Kalau kami melihat teror atau serangan yang ditujukan kepada aktivis atau influencer dan warga yang menyuarakan kritik kepada kebijakan negara, dalam konteks belakangan teror terakhir yang diterima Iqbal dan para influencer itu, terkait dengan penanganan bencana di Sumatera," kata Khalisah dalam dialog Kompas Petang, KompasTV, Kamis (1/1/2026).

"Kami melihat polanya sama yang ditujukan kepada aktivis, yang sebelumnya banyak mengkritik kebijakan negara yang tidak sejalan dengan kewajiban konstitusi. Polanya adalah pembungkaman agar aktivis, dan atau warga dan para influencer tidak lagi mengkritik pemerintah. Jadi jelas ini adalah pola yang sistematis," lanjutnya.

Ia pun menuturkan teror yang ditujukan pihak-pihak yang mengkritik pemerintah sejatinya bukan hal baru. 

Khalisah lantas menyinggung aksi teror yang menyasar Jurnalis Tempo pada Maret 2025 lalu, di mana saat itu teror yang diterima berupa kiriman kepala babi.

"Ini bukan hal yang baru ya, sebelumnya kita tahu kritik kepada pemerintah dijawab dengan teror misalnya kepada kawan-kawan Jurnalis Tempo dan kawan-kawan aktivis yang lain," tegasnya.

Lebih lanjut Khalisah menilai aksi teror yang menyasar pihak pengkritik pemerintah merupakan buruknya tata kelola negara dalam melihat demokrasi di Indonesia.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • greenpeace indonesia
  • teror aktivis
  • teror influencer
  • teror
  • bencana sumatera
  • pembungkaman
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Bandang Kembali Terjadi di Maninjau Kabupaten Agam, Material Banjir Tutup Jalan Provinsi
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Jangan Asal Olah Makanan Sisa Tahun Baru, Begini Saran Dokter
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Super Flu Jadi Perbincangan Awal 2026, Ini Penjelasan Lengkap Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya Tanpa Panik
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Soal Isu Selingkuh Ridwan Kamil, Atalia Praratya Akhirnya Buka Suara Tanggapi Secara Langsung
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Kenal Ridwan Kamil, Safa Marwah: Ke Saya Sopan, Tidak Pernah Macam-Macam
• 18 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.