Pasien Super Flu di RI Didominasi Anak dan Perempuan, Ini Imbauan Kemenkes!

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang populer disebut 'super flu' sudah teridentifikasi di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan RI hingga akhir Desember 2025 mencatat terdapat 62 kasus yang tersebar di delapan provinsi. Kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

“Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Mayoritas kasus terjadi pada perempuan dan kelompok usia anak,” jelas Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, dalam keterangan rilisnya.

Di Indonesia, hasil surveilans juga menunjukkan bahwa influenza A(H3) merupakan varian dominan. Tren kasus influenza nasional tercatat menurun dalam dua bulan terakhir.

Berdasarkan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang diselesaikan pada 25 Desember 2025, subclade K terdeteksi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Dari total 843 spesimen positif influenza yang diperiksa, sebanyak 348 sampel menjalani pemeriksaan WGS. Seluruh varian yang terdeteksi merupakan varian yang telah dikenal dan saat ini bersirkulasi secara global dalam sistem surveilans WHO.

Pastikan Situasi Terkendali Usai Super Flu Masuk RI

Meski sudah mendeteksi 62 kasus, Kemenkes menegaskan situasi super flu di Indonesia dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan, dibanding clade maupun subclade influenza lainnya.

dr. Prima menjelaskan, super flu secara global terpantau pertama kali di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, seiring dengan memasuki musim dingin.

Subclade K sendiri pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan hingga kini telah dilaporkan di lebih dari 80 negara.

“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan,” tegas dr. Prima.

Di kawasan Asia, subclade K telah dilaporkan di sejumlah negara, antara lain Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand sejak Juli 2025. Meskipun influenza A(H3) menjadi varian dominan, tren kasus influenza di negara-negara tersebut menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir.

Mungkinkah Super Flu Dapat Dicegah?

Jawabannya, tentu bisa, Moms! dr. Prima menyampaikan masyarakat sebaiknya tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga daya tahan tubuh, serta mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta. Vaksin influenza tetap efektif dalam mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian.

Dalam webinar yang diselenggarakan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) beberapa waktu lalu, Dokter Spesialis Anak sekaligus Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi IDAI, Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp Respi(K) menyebut seseorang yang telah mendapatkan vaksin influenza, maka gejala yang muncul umumnya lebih ringan, seperti demam atau batuk pilek, dan tidak berkembang menjadi sesak napas berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit.

“Vaksin itu mungkin tidak 100 persen mencegah penularan, tetapi mencegah keparahan,” ucap dr. Nastiti.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap berada di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, menerapkan etika batuk, serta segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila gejala memburuk atau tidak membaik dalam lebih dari tiga hari.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Minta Pemanfaatan Bahan Lokal untuk Hunian Sementara Korban Bencana
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tekanan Global Berlanjut, Rupiah Melemah ke Level Rp16.725/USD
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Duel Sesama Pedagang Durian Pakai Sajam, 1 Kritis
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Sejarah dan Profil PT Gudang Garam Tbk: Raksasa Kretek Kediri
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Warga Sebut Jalan Otista Tangsel yang Rusak Baru Dibenahi 3 Bulan Lalu
• 38 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.