Mengacu pada data RTI, IHSG dibuka pada level 8.676,74. Memasuki sekitar 10 menit pertama perdagangan, IHSG tercatat menguat 0,34 persen atau 28,97 poin dan bergerak di kisaran 8.675,91.
Pada sesi awal ini, aktivitas transaksi terpantau cukup aktif dengan volume perdagangan mencapai 4,4 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp2,29 triliun.
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 335 saham menguat, 205 saham melemah, dan 169 saham bergerak stagnan.
Baca juga: Pasar Modal Indonesia 2025: IHSG Menguat, Investor dan Transaksi Melonjak Sentimen global masih menekan Pergerakan IHSG di awal tahun berlangsung di tengah pelemahan pasar saham global. Pada perdagangan sebelumnya, indeks utama di bursa Wall Street ditutup di zona merah.
Dow Jones Industrial Average melemah 0,63 persen ke level 48.063,29. Indeks S&P 500 turun 0,74 persen ke level 6.845,50. Nasdaq Composite melemah 0,76 persen ke level 23.241,99
Pelemahan tersebut menjadi salah satu sentimen eksternal yang tetap dicermati investor domestik. Kilas Balik Penutupan IHSG Akhir 2025 Pada penutupan perdagangan terakhir tahun 2025, IHSG ditutup menguat tipis 0,03 persen ke level 8.646. Namun demikian, aktivitas investor asing masih menunjukkan tekanan dengan net foreign sell sebesar Rp888,53 miliar di pasar reguler.
Secara teknikal, IHSG dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan dengan resistance terdekat di area 8.660 dan support di kisaran 8.610.
Dalam riset BRI Danareksa Sekuritas yang dikutip hari ini, optimisme awal tahun, seiring semangat ekonomi baru serta pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait outlook ekonomi 2026, berpotensi menjadi katalis positif bagi pergerakan pasar saham domestik.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati rilis data S&P Global Manufacturing PMI Indonesia yang dijadwalkan pada hari ini. Saham yang menjadi perhatian investor Pada perdagangan awal tahun ini, sejumlah saham tercatat menjadi perhatian pelaku pasar, antara lain:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
- PT Bumi Resources Tbk
- PT Humpuss Maritim Internasional Tbk
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


