Banjir Rob di Jalan RE Martadinata Mulai Surut

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir rob yang menggenangi Jalan RE Martadinata, Papanggo, Jakarta Utara, tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS), kini mulai surut perlahan.

Pengamatan Kompas.com di lokasi, Jumat (2/1/2026) pukul 10.40 WIB, genangan di sisi kiri jalan sudah tidak terlihat. Namun, genangan masih ada di sisi kanan jalan.

Arus lalu lintas yang didominasi truk, mobil, dan sepeda motor masih terpantau ramai, tetapi bergerak perlahan.

Baca juga: Cegah Pungli dan Joki Jalanan di Jalur Puncak, Polisi Rekrut Warga Lokal Jadi Supeltas

Kendaraan hanya dapat melaju dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam. Pengendara sepeda motor diarahkan melintas di sisi kiri jalan.

Sejumlah petugas Dinas Sumber Daya Air terlihat melakukan penanganan genangan dengan mengoperasikan satu unit pompa mobile.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Banjir rob, banjir rob di jakarta utara, Jalan RE Martadinata banjir&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8xMTI5NDg2MS9iYW5qaXItcm9iLWRpLWphbGFuLXJlLW1hcnRhZGluYXRhLW11bGFpLXN1cnV0&q=Banjir Rob di Jalan RE Martadinata Mulai Surut§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Genangan air tidak lagi terlihat setelah melewati perlintasan rel kereta api menuju arah Sunter.

Dimas (19), salah seorang warga sekitar, mengatakan, banjir rob saat ini sudah mulai surut dibandingkan kondisi pada pagi hari.

"Mulai naik tadi sekitar jam 06,00 WIB. Ini udah mulai surut tadi semenjak sekitar jam 09.00 WIB," ucapnya saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat.

Menurut dia, kepadatan lalu lintas terjadi karena pengendara memilih melaju perlahan akibat masih adanya genangan air.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Baca juga: Banjir Rob Rendam Jalan RE Martadinata, Tinggi Air 15 Cm

"Ya ini masih padet jalanan soalnya enggak ada yang berani ngebut. Kalau ngebut kan nanti dimarahin sama pengendara lain, soalnya bikin kecipratan air," katanya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KUHAP dan KUHP Versi Terbaru Berlaku Perdana Hari Ini
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Serabi Kalibeluk Batang yang bertahan sejak zaman Mataram Islam
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Minta Maaf Gara-gara Belum Kunjungi Semua Titik Bencana Sumatra-Aceh
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Kisah di Balik Lensa Juru Foto Kawah Putih
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Polisi Memulai Penyidikan Tenggelamnya KM Putri Sakinah di NTT
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.