Tarif Impor Meksiko Bakal Naik, Ini Mobil Buatan Indonesia yang Diekspor ke Sana

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kinerja ekspor mobil buatan Indonesia diproyeksikan menghadapi tantangan baru pada 2026 seiring menguatnya tren proteksionisme di sejumlah negara tujuan. Salah satu yang paling disorot adalah kebijakan tarif impor baru yang akan diberlakukan Meksiko mulai awal tahun depan.

Meksiko selama ini dikenal sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di kawasan Amerika sekaligus pintu masuk penting bagi produk kendaraan dari Asia. Namun perubahan kebijakan dagang yang disetujui parlemen negara tersebut berpotensi mengubah peta ekspor otomotif secara signifikan.

Baca Juga :
Terpopuler: Mobil Murah Suzuki 2026, Motor Rossi–Marquez Disita FBI, dan Tantangan Ekspor RI
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Bakal Dapat Cobaan di 2026

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar Meksiko mencatat lonjakan impor kendaraan, termasuk dari kawasan Asia. Kondisi ini mendorong pemerintah setempat mengambil langkah pengamanan industri dalam negeri melalui rencana kenaikan tarif impor.

Kebijakan tarif baru ini menyasar negara-negara yang tidak memiliki perjanjian dagang bebas dengan Meksiko. Indonesia termasuk dalam daftar negara Asia yang berpotensi terdampak bersama India, Thailand, dan Korea Selatan.

Tarif yang dikenakan tidak main-main dengan besaran umum mencapai 35 persen dan bahkan dilaporkan bisa menembus 50 persen untuk produk tertentu. Mobil dan komponen otomotif masuk dalam kelompok produk yang akan terkena kebijakan tersebut.

Di tengah potensi tekanan tersebut, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara pengekspor kendaraan ke Meksiko. Sejumlah model mobil produksi dalam negeri rutin dikirim untuk memenuhi kebutuhan pasar Amerika Latin tersebut.

Dilihat VIVA Otomotif dari data Gaikindo, Jumat 2 Januari 2026, beberapa model yang diekspor dari Indonesia ke Meksiko berasal dari segmen MPV dan SUV. Toyota Avanza dan Toyota Veloz menjadi dua nama yang paling dikenal sebagai produk rakitan Indonesia yang dipasarkan di sana.

Selain itu, Toyota Raize juga masuk dalam daftar mobil buatan Indonesia yang dikirim ke Meksiko. Model ini menyasar segmen SUV kompak yang tengah tumbuh di pasar negara tersebut.

Dari pabrikan lain, Suzuki turut mengirimkan Ertiga dan APV sebagai bagian dari portofolio ekspor. Kedua model ini dikenal memiliki efisiensi dan daya angkut yang sesuai dengan kebutuhan konsumen global.

Mitsubishi Motors Indonesia juga berkontribusi melalui ekspor Xpander dan Xforce. Kedua model tersebut menjadi andalan Indonesia di segmen MPV dan SUV kompak untuk pasar internasional.

Baca Juga :
Keren! China Dorong Produsen Mobil Gunakan Lebih Banyak Material Daur Ulang
RI Bisa Setop Impor Solar di 2026, Bahlil Beberkan Syaratnya
Cuan Industri Mobil China Semakin Tergerus

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
1.031 Anggota Polda Maluku Naik Pangkat per 1 Januari 2026, Ini Rinciannya
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
TNI Kebut Pemasangan Jembatan Bailey di Bener Meriah
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengelola Ragunan Prioritaskan Penambahan Petunjuk Arah Kandang Satwa untuk Mudahkan Pengunjung
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Mengapa Anak SD Semakin Takut Salah?
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Saksi Sebut Eks Ketua PN Jakpus Terima USD 1 Juta Kasus Suap Vonis Lepas Migor
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.