Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah pada perdagangan awal tahun, Jumat (2/1/2026).
Melansir Bloomberg, rupiah dibuka menguat 0,11% atau 18 poin ke Rp16.699 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS juga melemah 0,16% ke 98,16.
Sementara itu, mata uang Asia lainnya dibuka bervariasi. Yen Jepang menguat 0,07%, dolar Hong Kong melemah 0,08%, dolar Singapura menguat 0,06%, dan dolar Taiwan melemah 0,36%. Lalu peso Filipina melemah 0,02%, ringgit Malaysia menguat 0,04%, dan baht Thailand menguat 0,13%.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah akan ditutup melemah pada rentang Rp16.680-Rp16.710 per dolar AS hari ini, Jumat (2/1/2026).
Ibrahim sebelumnya menuturkan pasar terguncang oleh rilis risalah rapat kebijakan Federal Reserve bulan Desember, yang mengungkapkan perbedaan pendapat yang mendalam di antara para pembuat kebijakan mengenai arah suku bunga pada tahun 2026.
Meskipun Fed menurunkan suku bunga seperempat poin persentase pada rapat tersebut, risalah tersebut menunjukkan beberapa pejabat semakin berhati-hati untuk melakukan pelonggaran lebih lanjut, dengan alasan tekanan inflasi yang tinggi dan ketidakpastian mengenai prospek ekonomi.
Baca Juga
- Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat, 2 Januari 2026
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini (2/1) Dibuka Melemah jadi Rp16.699 per Dolar AS
- BCA Luncurkan Layanan Poket Rupiah, Nasabah Bisa Akses 20 Kantong
Kebijakan yang ketat dapat berisiko memperlambat pertumbuhan terlalu tajam jika dipertahankan terlalu lama. Dari dalam negeri, menurutnya tantangan ekonomi ke depan masih cukup berat, mengingat perkembangan geopolitik global dan dinamika fragmentasi perdagangan internasional masih sulit diprediksi.
Sementara itu, pemulihan ekonomi domestik Indonesia masih belum maksimal karena tekanan harga komoditas pangan dan energi serta daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA Hari IniPT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 11.22 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.718 dan harga jual sebesar Rp16.738 berdasarkan e-rate.
Berdasarkan TT Counter, harga beli dan jual dolar AS ditetapkan masing-masing sebesar Rp16.530 dan Rp16.830. Berdasarkan Bank Notes, BCA juga menerapkan harga beli sebesar Rp16.530 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp16.830 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI Hari IniPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS per pukul 11.41 WIB masing-masing sebesar Rp16.716 dan Rp16.743 untuk e-rate.
Sementara itu, kurs beli dan jual dolar AS pada TT Counter masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.625 dan Rp16.825 sampai dengan waktu yang sama.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri Hari IniPT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS pukul 09.35 WIB untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.695 dan Rp16.725.
Berdasarkan TT Counter, Bank Mandiri menetapkan harga beli per dolar AS sebesar Rp16.550 dan harga jual senilai Rp16.850. Angka tersebut merujuk pada pembaruan pukul 11.15 WIB.
Selain itu, berdasarkan Bank Notes dengan pembaruan terakhir pukul 10.35 WIB, harga beli dan jual per dolar AS ditetapkan masing-masing sebesar Rp16.550 dan Rp16.850.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI Hari IniPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada pukul 11.35 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.771 dan harga jual sebesar Rp16.741 berdasarkan special rates.
Sementara itu, berdasarkan TT Counter pada jam yang sama, nilai dolar AS untuk beli berada pada level Rp16.550 dan jual sebesar Rp16.859. Angka serupa berlaku berdasarkan Bank Notes per pukul 11.35 WIB.


