Tanpa Kembang Api, Maliq & D’Essentials Jadi Sorotan di GWK Bali Countdown 2026

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Bali, VIVA – Grup musik Maliq & D’Essentials menjadi salah satu penampil utama yang mencuri perhatian dalam perayaan GWK Bali Countdown 2026 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Bali. Penampilan mereka turut menghangatkan malam pergantian tahun yang kali ini hadir dengan konsep berbeda tanpa pesta kembang api.

GWK Cultural Park memilih menghadirkan Musical Laser Show sebagai puncak perayaan tahun baru, menggantikan kembang api yang ditiadakan sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah Bali. Meski begitu, kemeriahan tetap terasa dengan kehadiran sekitar 10 ribu pengunjung yang memadati kawasan GWK.

Baca Juga :
Turis Asing yang Datang ke Bali Bakal Wajib Sampaikan Jumlah Tabungan yang Dibawa Mulai Tahun Ini
Mulai 2026, Turis ke Bali Bakal Dicek Tabungannya 3 Bulan Terakhir

Di atas Main Stage, Maliq & D’Essentials tampil bersama sejumlah musisi ternama lainnya seperti Whisnu Santika, Lomba Sihir, Navicula, Lolot, dan Up Girls. Kehadiran Maliq & D’Essentials sukses menghidupkan suasana dengan lagu-lagu andalan mereka yang dinikmati ribuan penonton dari berbagai daerah.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, rangkaian GWK Bali Countdown 2026 diawali dengan doa bersama sebagai bentuk empati kepada masyarakat terdampak bencana alam. Momen pergantian tahun pun dimaknai sebagai ajang refleksi, rasa syukur, serta harapan baru menyambut 2026.

GWK Cultural Park pergantian tahun 2026
Photo :
  • Istimewa

Sebagai puncak acara, Musical Laser Show yang dipadukan dengan tarian kontemporer modern dari Manubada Art bertajuk “Sunya Sunyi Nemu Ayu” menyuguhkan pertunjukan visual yang sarat makna. Cahaya laser dan gerak tari menjadi simbol doa dan keseimbangan menyambut era baru.

Direktur Operasional GWK Cultural Park, Ch. Rossie Andriani, menyampaikan bahwa perayaan tahun baru tidak hanya dimaknai sebagai hiburan semata, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan optimisme dan semangat kebangkitan ekonomi di tahun yang baru.

“Perayaan tahun baru seharusnya tidak hanya menjadi momen suka cita, tetapi juga momen  untuk bersyukur. Pada penutupan tahun 2025 ini, kami berfokus pada pemulihan dan percepatan  kebangkitan ekonomi, serta menumbuhkan optimisme masyarakat di tahun yang baru,” ujar Ch.  Rossie Andriani.

Selain pertunjukan musik, suasana festival semakin lengkap dengan kehadiran MyMelali X Pasar Keliling yang menghadirkan puluhan UMKM lokal hingga dini hari. Dengan melibatkan lebih dari 1.000 personel, GWK Bali Countdown 2026 pun berlangsung aman, tertib, dan meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung.

Baca Juga :
Menhub Dudy Sebut Wisatawan Domestik ke Bali Turun 2 Persen di Periode Nataru
Fasilitas Kesehatan Bali Naik Kelas ke Standar Internasional
Menteri Agus Bantah Kunjungan Wisatawan Asing ke Bali Turun: Mereka Banyak Tinggal di Homestay

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kementrans salurkan 1.700 paket sembako bagi transmigran di Batam
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Pemain Muda FC Metz Tahirys Dos Santos Terluka Parah dalam Tragedi Kebakaran di Swiss
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Polri Kerahkan 86 Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jembatan Krueng Tingkeum Tuntas, Denyut Nadi Ekonomi Bireuen Berangsur Pulih
• 21 jam lalumediaapakabar.com
thumb
BisKita Bogor Berhenti Beroperasi, Warga: Jangan Tiba-tiba Hilang, Kita Jadi Bingung
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.