Kementrans salurkan 1.700 paket sembako bagi transmigran di Batam

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyalurkan 1.700 paket sembako bagi warga di kawasan Transmigrasi Barelang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Dari jumlah tersebut, 227 paket disalurkan bagi transmigran di Tanjung Banun, 392 paket bagi transmigran di Rempang Cate dan 1.081 paket bagi transmigran di Sembulang," kata Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ia menyatakan, bahwa sebenarnya, transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan pembangunan kawasan dan manusia secara utuh dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada 227 kepala keluarga (KK) transmigran yang telah berpindah dan menerima sertipikat hak atas tanah.

Ia menekankan kepastian hukum atas tanah menjadi fokus utama program transmigrasi saat ini, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan beban persoalan agraria.

Baca juga: Kementrans minta izin Presiden alihkan Rp140 M untuk tangani bencana

Selain kepastian hak atas tanah, Kementrans juga menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia, salah satunya dengan menurunkan Tim Ekspedisi Patriot dari sejumlah kampus nasional untuk melakukan riset, kajian dan pendampingan di kawasan transmigrasi.

“Kami akan menjembatani para transmigran dengan dunia usaha maupun dunia kampus. Dunia kampus sudah dimulai pada tahun ini melalui riset dan pemetaan potensi ekonomi oleh tujuh kampus terbaik di Indonesia,” kata Iftitah.

Ia mengatakan, pihaknya telah mendapatkan 400 hasil dari program tersebut yang akan ditindaklanjuti dan dikembangkan ke depannya.

Selain Ekspedisi Patriot, pihaknya, juga akan menyelenggarakan Beasiswa Patriot mulai 2026 untuk memfasilitasi para penerima beasiswa guna menempuh pendidikan tinggi langsung dari kawasan transmigrasi, salah satunya di Tanjung Banun.

Saat ini, kementerian tersebut tengah membangun Kompleks Mess Patriot di Tanjung Banun yang dilengkapi dengan "modular box tower", kolam renang standar olimpiade, serta gedung serba guna.

Baca juga: Mentrans sebut 50 perusahaan berminat investasi Rp240 triliun

Modular box tower adalah sistem bangunan prefabrikasi inovatif yang menggunakan unit-unit modular berbentuk kotak (box) yang dapat dipindahkan (portable), dibongkar-pasang (knockdown), dan dirakit cepat untuk membentuk berbagai struktur bangunan serbaguna, seperti kantor, asrama, atau mess proyek, dengan keunggulan efisiensi waktu, biaya, dan fleksibilitas lokasi.

“Hari ini, pembangunan transmigrasi kini, bukan lagi lahan semata-mata, tetapi adalah kawasan. Basisnya adalah ekosistem, sehingga negara tidak lagi sekedar memindahkan orang, tetapi membangun sistem ekonomi kawasan,” katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNPB Lapor ke Prabowo, 61.795 Rumah Rusak Berat di Aceh
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
40 rumah terdampak banjir bandang di Pasar Maninjau Agam
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Presiden Prabowo Wujudkan 600 Hunian Layak Korban Aceh
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Peringkat Kota dengan Indeks Wisata Murah Tertinggi, Sleman sampai Gianyar Duduki Posisi Teratas
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
BMKG: potensi hujan lebat dan sangat lebat di sejumlah area awali 2026
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.