Somaliland Bantah Akan Tampung Warga Palestina Usai Diakui Israel

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Kementerian Luar Negeri Republik Somaliland yang memproklamasikan diri membantah keras klaim bahwa pemerintahnya menyetujui pemukiman kembali warga Palestina serta pendirian pangkalan militer asing sebagai imbalan atas pengakuan Israel.

Bantahan ini disampaikan menyusul pernyataan Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud, yang dalam wawancara dengan Al Jazeera mengklaim bahwa berdasarkan informasi intelijen Somalia, Israel bersedia mengakui Somaliland dengan tiga syarat.

Baca Juga :
Indonesia Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland, Ini Alasannya
Gibran Pastikan Masjid Negara IKN Siap Digunakan saat Idulfitri 2026

Syarat tersebut disebut mencakup pemukiman kembali warga Palestina, pendirian pangkalan militer Israel di Teluk Aden, serta kepatuhan terhadap Perjanjian Abraham terkait normalisasi hubungan dengan Israel.

"Kami dengan tegas menolak klaim palsu yang disampaikan Presiden Somalia terkait dugaan pemukiman kembali warga Palestina atau pendirian pangkalan militer di Somaliland, " demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Somaliland yang dirilis pada Kamis.

Kementerian tersebut menegaskan bahwa hubungan Somaliland dengan Israel bersifat murni diplomatik dan dijalankan sesuai dengan hukum internasional, tanpa adanya kesepakatan tersembunyi yang melibatkan isu pemukiman warga Palestina atau kehadiran militer asing.

Sementara itu, lembaga penyiaran publik Israel Kan melaporkan, mengutip sejumlah sumber, bahwa Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdilahi berencana melakukan kunjungan ke Israel pada Januari. Dalam kunjungan tersebut, Abdilahi disebut-sebut akan mengumumkan bergabungnya Somaliland dalam Perjanjian Abraham.

Laporan yang sama menyebutkan bahwa kedua pihak berencana menandatangani sejumlah perjanjian bilateral tambahan di berbagai sektor, antara lain pertanian, pertambangan dan minyak, keamanan, infrastruktur, serta pariwisata. Kan juga menyebut kunjungan tersebut kemungkinan berlangsung dalam waktu dekat dan bahwa Abdilahi sebelumnya pernah melakukan kunjungan rahasia ke Israel.

Pengakuan Israel terhadap Somaliland

Pada 26 Desember, Israel secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara yang diakui secara terbatas. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdilahi menandatangani deklarasi pengakuan bersama.

Dengan langkah tersebut, Israel menjadi negara pertama yang secara resmi mengakui Somaliland, wilayah yang memisahkan diri dari Somalia pada awal 1990-an.

Somalia sendiri terpecah sejak 1991, setelah jatuhnya rezim diktator Siad Barre, ketika Somaliland dan Puntland menyatakan kemerdekaan. Hingga kini, komunitas internasional masih mengakui Pemerintah Federal Somalia yang berbasis di Mogadishu sebagai pemerintah sah Somalia dan hanya menguasai sebagian wilayah negara tersebut.

Baca Juga :
Menteri Agus Blak-blakan soal Penerbitan Calling Visa untuk Puluhan Warga Israel
20 Tahun MoU Helsinki, Anggota DPR Ingatkan Perdamaian Aceh Harus Dijaga
Daftar Negara dengan Skor Literasi Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kiper Persita Igor Rodriguez Kenang Lagi Kemenangan atas Arema FC di BRI Super League: Terima Kasih Tuhan, Padahal Kita Cuma 10 Pemain
• 19 jam lalubola.com
thumb
Buruh Jakarta Bakal Dialog dengan Rano Karno Bahas UMP Jakarta 2026
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Daftar Merk Rokok Terpopuler dan Terlaris di Indonesia Terbaru
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tarot Jadi Ruang Bertanya: Cara Anak Muda Membaca Hidup di Tengah Ketidakpastian
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Metro Jaya serahkan DIPA dan Pakta Integritas Satker Tahun 2026
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.