Awal Tahun, teman kumparan Lebih Suka Bikin Target atau Ngalir Aja?

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Awal tahun jadi momen yang pas buat mulai menata ulang hidup ke depannya. Target-target yang sempat tertunda dan sudah lama ada di kepala pun mulai disusun satu per satu, dengan harapan bisa terwujud.

Menurut laman Oxford Learning, menyusun target buat setahun ke depan bisa kasih dampak besar pada pencapaian sepanjang tahun. Dengan tujuan yang jelas, kamu jadi punya pegangan buat melangkah, baik dalam hal pendidikan, pengembangan skill, atau karier.

Meski begitu, nggak sedikit juga yang milih menjalani hidup dengan prinsip ngalir aja atau let it flow. Mereka biasanya lebih fleksibel, nggak terlalu memaksakan keadaan, dan percaya kalau semuanya bakal datang di waktu yang tepat.

Nah, kira-kira kalau teman kumparan lebih condong ke tim santai atau justru punya target yang jelas, ya? Yuk, kepoin cerita mereka di bawah ini.

Cerita teman kumparan soal Target di Tahun Baru

teman kumparan Rizky Pratama (27) ngaku dirinya suka bikin target tiap awal tahun. Namun, target yang dibuat nggak terlalu ribet atau terlalu detail, cukup menuliskan garis besarnya aja, seperti ingin lebih konsisten kerja, nabung, dan jaga kesehatan.

Pengalaman hidup yang naik turun dan nggak selalu sesuai rencana jadi alasan Rizky tetap pasang target tiap awal tahun. Nah, di tahun ini, teman kumparan asal Jakarta Timur itu tersebut pengin fokus nyelesain target-target yang belum keceklis, terutama soal kebiasaan kecil sehari-hari.

“Harapannya simpel aja sih, pengin lebih tenang ngejalanin hari-hari. Bisa lebih menghargai diri sendiri, kerja tetap jalan, tapi nggak lupa istirahat. Kalau target-target kecil bisa tercapai pelan-pelan, itu udah cukup buat gue,” kata Rizky.

Hal serupa juga dilakukan teman kumparan Nadya Putri (24) yang rutin bikin target di setiap pergantian tahun. Biasanya, Nadya bakal ngurutin targetnya dari yang paling kecil sampai yang besar. Mulai dari nabung minimal Rp 1 juta per bulan, rutin olahraga tiga kali seminggu, sampai ikut satu kelas online buat nambah skill kerja.

Menurut Nadya, punya target bikin dirinya lebih termotivasi dan nggak gampang leha-leha.

“Kalau targetnya jelas, walaupun simpel, aku jadi lebih ke-track. Misalnya target olahraga, aku jadi lebih sadar kalau seminggu belum gerak sama sekali,” jelasnya.

Berbeda dari dua teman kumparan sebelumnya, Bima Aji (31) justru lebih memilih menjalani hidup dengan prinsip ngalir aja. Meski begitu, bukan berarti Bima jadi cuek sama hidupnya, ya. Ia tetap punya fokus, terutama soal finansial dan kebutuhan diri sendiri.

Ia mengaku lebih rajin nabung dana darurat, ngurangin lembur, sampai nyempetin liburan minimal setahun sekali. Bima juga pengin tetap aktif olahraga ringan kayak jogging di akhir pekan, biar nggak gampang burnout di tengah tahun.

Alur kerja di kantor yang sering berubah-ubah bikin dirinya memilih prinsip let it flow supaya nggak terlalu terikat sama target. “Jadi gue nggak mau terlalu kaku sama target. Yang penting ada arah umum, tapi tetap fleksibel kalau ada perubahan kondisi,” tutur Bima.

Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mustajab! Baca Doa ini Setelah Shalat Jumat, Ustaz Adi Hidayat Beri Penjelasan
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas Antam Naik di Awal Tahun 2026, Tembus Rp2,5 Juta per Gram
• 8 jam lalupantau.com
thumb
KUHP Baru Resmi Berlaku, Berhubungan Seks di Luar Nikah Bisa Dipidana
• 8 jam lalufajar.co.id
thumb
Heboh, Hard Gumay Ramalkan Artis Meninggal dalam Penjara, Warganet Sebut Ammar Zoni – Jonathan Frizzy
• 11 jam lalufajar.co.id
thumb
Aktivasi MFA ASN Digital Wajib, Ini Cara Lengkap Amankan Akun Layanan Kepegawaian BKN
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.