Dukung Program Danantara, BNI Berkontribusi Bangun Hunian Layak untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan dukungan penuh terhadap target pemerintah dalam menyediakan 15.000 Hunian Danantara (Huntara) bagi korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Inisiatif melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI) Danantara ini bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam memastikan kehadiran negara di tengah pemulihan pascabencana.

Kontribusi nyata BNI ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam pembangunan Huntara di Kabupaten Aceh Tamiang. Pada tahap awal pembangunan di wilayah tersebut, BNI bertanggung jawab atas penyediaan 120 unit hunian, atau sekitar 20 persen dari total 600 unit yang direncanakan. Partisipasi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dasar bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Pada Kamis (1/1/2026), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung kesiapan hunian tersebut agar dapat segera digunakan oleh masyarakat. Dalam kunjungan kerja ini, Presiden didampingi oleh jajaran pimpinan Danantara Indonesia, termasuk CEO Rosan Roeslani, COO Dony Oskaria, dan Managing Director Stakeholder Management Rohan Hafas. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan kecepatan pembangunan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Baca Juga: Dukung Hunian Danantara, TelkomGroup Hadirkan Konektivitas Digital dan WiFi Gratis bagi Korban Bencana di Aceh

Peninjauan tersebut juga dihadiri pimpinan perusahaan BUMN yang terlibat dalam pembangunan Hunian Danantara, termasuk Direktur Information Technology BNI Toto Prasetio.

Dalam arahannya di lokasi, Presiden Prabowo menegaskan percepatan pembangunan Huntara merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi dan membantu rakyat yang terdampak bencana. Presiden menekankan pentingnya sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia agar penanganan pascabencana dapat berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi.

Presiden juga menilai pembangunan Huntara yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat sebagai capaian yang patut diapresiasi. Menurutnya, kerja cepat tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Selain hunian, Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak, termasuk fungsi sekolah, puskesmas, dan rumah sakit agar dapat segera kembali beroperasi.

“Saya juga minta perhatian bahwa kalau bisa sekolah-sekolah juga diperhatikan, sama puskesmas dan rumah sakit supaya bisa berfungsi secepatnya kembali,” tegas Prabowo.

Sebelumnya, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani melaporkan pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah memasuki tahap akhir dan siap diserahterimakan kepada pemerintah daerah. Penyerahan tahap pertama sebanyak 600 unit Hunian Danantara dijadwalkan pada 8 Januari 2026.

Selain unit hunian, kawasan Hunian Danantara juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain taman bermain, jaringan WiFi, musala, fasilitas umum, serta kamar mandi dan sanitasi.

“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah ditetapkan sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” ujar Rosan.

Rosan menambahkan, dalam tiga bulan ke depan Danantara menargetkan penyelesaian total 15.000 unit Hunian Danantara yang tersebar di tiga provinsi, yakni sekitar 12.000 unit di Aceh, sekitar 2.000 unit di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, serta sekitar 500 unit di Sumatra Barat.

Pada kesempatan yang sama, COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menyoroti disiplin eksekusi dan intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat.

“Pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan dalam rentang waktu yang sangat terbatas. BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, mulai dari percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target tercapai sebelum awal tahun,” jelas Dony.

Terpisah, Direktur Information Technology BNI Toto Prasetio mengatakan keterlibatan BNI dalam pembangunan Huntara merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung percepatan penanganan pascabencana agar masyarakat terdampak dapat segera memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, dan humanis.

Baca Juga: Danantara Targetkan Serah Terima Huntara Aceh 8 Januari, PLN Rampungkan Jaringan Listrik

Dia menjelaskan, kontribusi BNI merupakan bagian dari sinergi Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program BUMN Peduli Satu Hati untuk Sumatera di bawah koordinasi Danantara Indonesia, yang diarahkan untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.

Pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang dilaksanakan melalui kolaborasi BUMN karya yang dikoordinasikan oleh PT Hutama Karya (Persero) sebagai koordinator pelaksana. Lokasi pembangunan berada di Jalan Banda Aceh–Medan, Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Dukungan BNI tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik hunian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak agar dapat bangkit secara bertahap,” kata Toto.

Ke depan, BNI menegaskan akan terus melakukan pendampingan seiring proses pembangunan Hunian Danantara dan tahapan pemulihan pascabencana, guna memastikan rehabilitasi berjalan secara terintegrasi, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KUHP-KUHAP Baru, NasDem: Pelajari Substansi Pasal, Jangan Terprovokasi
• 1 jam laluidntimes.com
thumb
IHSG Diproyeksi Masuk Fase Konsolidasi di Awal Tahun 2026, Intip Rekomendasi Saham Potensial Cuan Pilihan Analis
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Ratusan transaksi tebus pupuk subsidi terjadi pada 1 Januari dini hari
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Julian Johan Tiba di Arab Saudi untuk Rally Dakar 2026, Indonesia Kembali Kirim Wakil Setelah Absen 14 Tahun
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Menatap Prospek 2026: Emiten Grup MIND ID Cetak Performa Impresif
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.