BEKASI, KOMPAS.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menilai, kemudahan akses transportasi umum di Kota Bekasi menjadi faktor pendukung bagi masyarakat luar daerah untuk menjadikan Wisata Air Kalimalang sebagai destinasi wisata.
“Karena kan aksesibilitas orang untuk hadir ke Bekasi ini sangat mudah. LRT Jabodetabek ada, Transjabodetabek ada juga, kemudian kereta jarak jauh juga berhentinya di Kota Bekasi,” ujar Tri saat ditemui lapangan di Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (2/1/2026).
Baca juga: Wisata Air Kalimalang Diharapkan Dongkrak Ekonomi Kota Bekasi
Keberadaan Wisata Air Kalimalang diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta meningkatkan pendapatan daerah di Kota Bekasi.
“Kalau saya melihat bahwa tentu kita harapkan adalah ekonomi yang terus berlanjut dan berkembang,” ujar dia.
Ia menjelaskan, Wisata Air Kalimalang sengaja dirancang sebagai destinasi keluarga yang terjangkau dan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Kota Bekasi, wisata air kalimalang, wisata air kalimalang bekasi&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8xNjU0MTMxMS9ha3Nlcy1tdWRhaC13aXNhdGEtYWlyLWthbGltYWxhbmctZGloYXJhcC1iaXNhLWRvbmdrcmFrLWVrb25vbWktZGFlcmFo&q=Akses Mudah, Wisata Air Kalimalang Diharap Bisa Dongkrak Ekonomi Daerah§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Proyek yang ditargetkan rampung pada pertengahan 2026 itu saat ini telah memasuki tahap pembangunan jembatan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Yang dari Pemerintah Kota sudah dalam proses lelang, yang dari Provinsi juga nanti kita coba monitor karena itu kan pekerjaannya ada di Provinsi,” kata Tri.
Selain itu, Tri memastikan proyek tersebut telah melalui kajian dampak sosial dan tidak mengganggu fungsi Kalimalang sebagai sumber air baku.
“Kapalnya kita cari yang tidak mengotori lingkungan. Nanti semuanya menggunakan tenaga listrik atau tenaga surya sehingga tidak menimbulkan polusi,” ujar dia.
Baca juga: 100 Kg Sabu Disita di Bekasi, Rencana Diedarkan Jelang Malam Tahun Baru
Sebagai informasi, proyek Wisata Air Kalimalang yang mulai digarap sejak Agustus 2025 memiliki total anggaran Rp123 miliar.
Anggaran tersebut bersumber dari dana CSR sebesar Rp 33 miliar, APBD Kota Bekasi Rp 30 miliar, serta APBD Provinsi Jawa Barat Rp60 miliar.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



