ACL 2 dan Super League Padat, Persib Bandung Diminta Cermat Rotasi Jelang Lawan Ratchaburi

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Persib Bandung kembali melanjutkan kiprahnya di kompetisi Asia di tengah padatnya jadwal pertandingan Super League. Kondisi ini membuat Maung Bandung harus membagi fokus antara dua ajang sekaligus, sekaligus memastikan kesiapan dan kedalaman skuad tetap terjaga.

Menjelang akhir tahun 2025, Persib Bandung berada dalam tren positif setelah sukses memuncaki klasemen sementara Super League dengan raihan 34 poin, sejajar dengan Borneo FC.

Namun, tantangan berat menanti karena Persib juga harus berlaga di AFC Champions League Two (ACL 2).

Persib Bandung akan hadapi Ratchaburi FC di 16 besar ACL Elite Two
Sumber :
  • Instagram @persib

Berdasarkan hasil undian babak 16 besar ACL 2, Persib Bandung dipastikan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC. Proses drawing tersebut berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa, 30 Desember 2025.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, turut hadir bersama perwakilan dari 31 klub peserta lainnya.

Sebagai juara Grup G, Persib Bandung akan menjalani laga tandang lebih dulu sebelum menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua. Pertandingan leg pertama dijadwalkan berlangsung pada 11 Februari 2026 di Stadion Ratchaburi FC, Na Muang, Thailand.

Sementara itu, leg kedua akan digelar sepekan berselang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung. Duel dua leg ini menjadi momen krusial bagi Persib untuk membuka jalan menuju babak perempat final ACL Two.

Namun, agenda padat Persib tidak berhenti di kompetisi Asia. Jadwal pertandingan ACL Two tersebut berdekatan dengan laga-laga penting di Super League. Pada 6 Februari 2026, Persib harus menghadapi Malut United sebelum bertolak ke Thailand.

Usai menjalani laga tandang melawan Ratchaburi, Persib Bandung kembali dihadapkan pada perjalanan berat karena harus terbang ke markas Borneo pada 16 Februari. Di saat bersamaan, tim juga harus mempersiapkan diri untuk menjamu Ratchaburi pada leg kedua.

Situasi ini membuat para pemain Persib berpotensi mengalami kelelahan fisik akibat padatnya jadwal pertandingan di dua kompetisi. Pengamat sepak bola, Sapto Haryo, menilai kondisi tersebut kerap memengaruhi konsistensi permainan Maung Bandung.

“Kita lihat Persib kan juga kadang-kadang naik turun ketika mereka habis tampil di level Asia, tidak bisa memperlihatkan penampilan yang konsisten ketika diselingi oleh pertandingan-pertadingan di Asia,” ujar Sapto Haryo, sebagaimana dilansir dari tayangan kanal YouTube Liputan6 Sport.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bencana di Sumatera Beri Dampak pada Sektor Industri, Kemenperin Pastikan Pemulihan
• 47 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Angka Kecelakaan dan Kriminalitas di Papua Turun Signifikan Selama Nataru
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Chelsea Awali 2026 dengan Pecat Enzo Maresca, Liam Rosenior Jadi Kandidat Pengganti Terdepan
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bintang BRI Super League: Gacornya Ezra Walian di Musim Keduanya Berseragam Persik
• 6 jam lalubola.com
thumb
Polda Metro Jaya serahkan DIPA dan Pakta Integritas Satker Tahun 2026
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.