Kuo-Pin Wu
Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kacang hijau dikenal mampu memulihkan vitalitas, menyeimbangkan organ dalam, menenangkan pikiran, serta meredakan letusan kulit akibat panas dalam.
Gejala seperti jerawat yang kambuh, mulut kering, bau mulut, sembelit, dan rasa panas di dalam tubuh yang tak kunjung hilang sering muncul bersamaan. Kondisi ini kerap terjadi saat stres, kurang tidur, atau pola makan berlebihan. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok (PTT), kumpulan gejala semacam ini biasanya dikaitkan dengan kelebihan “panas dalam”. Salah satu cara paling sederhana dan telah teruji waktu untuk menyeimbangkan tubuh secara lembut adalah dengan mengonsumsi makanan yang telah digunakan sebagai obat selama berabad-abad: kacang hijau.
Manfaat Kesehatan Kacang HijauPenggunaan terapeutik kacang hijau telah tercatat sejak lebih dari 1.300 tahun lalu. Pada masa Dinasti Tang, tabib Meng Shen menulis dalam Dietary Materia Medica bahwa kacang hijau dapat memulihkan vitalitas, menyeimbangkan organ-organ dalam, menenangkan pikiran, serta meredakan gangguan kulit akibat panas. Ia juga mencatat kemampuannya mengurangi rasa haus dan kekeringan berlebihan.
Kemudian, pada masa Dinasti Ming, tabib Li Shizhen menjelaskan dalam Bencao Gangmu (Compendium of Materia Medica) bahwa bagian daging kacang hijau bersifat netral—tidak panas dan tidak dingin—dan sangat efektif untuk detoksifikasi, sementara kulit luarnya memiliki efek pembersih panas yang lebih kuat. Pembedaan ini tetap penting dalam praktik TCM hingga kini.
Kacang hijau bisa dimakan utuh, digiling menjadi bubuk, atau dijadikan kecambah. Dalam TCM, makanan diklasifikasikan berdasarkan pengaruhnya terhadap tubuh, bukan suhu sajinya. Kacang hijau digolongkan bercita rasa manis dan bersifat dingin, artinya memberi efek menyejukkan dan menenangkan tubuh bahkan setelah dimasak.
1. Membersihkan Racun PanasSalah satu fungsi terpenting kacang hijau dalam TCM adalah membersihkan “racun panas”. Dalam istilah modern, ini berkaitan dengan kondisi peradangan yang sering menyerang kulit dan saluran cerna. Jerawat, bisul, abses, sembelit, dan asam lambung naik semuanya dianggap sebagai manifestasi racun panas.
Meredakan Peradangan KulitKacang hijau—terutama jika dimasak dengan kulitnya—membantu menenangkan peradangan, mendukung pembuangan melalui urine dan feses, serta mengurangi iritasi pada kulit dan usus. Ramuan tradisional berbahan kacang hijau digunakan untuk meredakan gangguan kulit meradang, terutama pada anak-anak, dengan mempercepat pemulihan.
Mengatasi Bisul dan AbsesBubuk kacang hijau dapat diminum dengan menambahkan 9–30 gram ke dalam air. Bubuk ini juga bisa dioleskan langsung pada area bisul atau abses. Menurut kitab medis Dinasti Qing Ben Jing Feng Yuan, mencampur bubuk kacang hijau tua dengan madu dan mengoleskannya sebagai pasta sangat efektif.
Mengatasi Jerawat RemajaBubuk kacang hijau telah lama digunakan sebagai masker atau tapal untuk kulit meradang. Sifatnya yang menyerap minyak, menenangkan, dan sedikit antimikroba menjadikannya obat alami populer untuk jerawat dan kemerahan.
Bahan:
- 10 gram bubuk kacang hijau
- 2 gram bedak talk
- 1 gram borneol
Cara membuat:
Haluskan semua bahan hingga menjadi bubuk halus, campur rata, lalu tambahkan air hangat hingga menjadi pasta. Oleskan sebagai masker wajah, diamkan 15–20 menit, lalu bilas.
Untuk biduran merah, bengkak, gatal, dan makin parah saat cuaca panas, tambahkan akar manis (licorice) saat memasak sup kacang hijau untuk hasil lebih baik dalam membersihkan panas dan meredakan gatal.
Mengurangi Bau Mulut dan SembelitKelebihan panas di sistem pencernaan dapat mengeringkan cairan tubuh dan memperlambat pergerakan usus, menyebabkan sembelit, perut kembung, dan bau mulut. Sup kacang hijau membantu menghidrasi, menyediakan serat larut, dan senyawa antiinflamasi yang mendukung fungsi usus.
Antiperspiran AlamiBubuk kacang hijau yang disangrai ringan hingga agak kecokelatan, dicampur sedikit bubuk mint, bisa digunakan sebagai pengganti bedak bayi atau antiperspiran. Lembut dan cocok untuk bayi maupun kulit sensitif, membantu mengurangi keringat berlebih dan menjaga kulit tetap kering dan sejuk.
2. Mendukung DetoksifikasiSecara historis, kacang hijau digunakan sebagai pendukung diet saat terjadi keracunan, seperti mabuk alkohol atau tertelan zat berbahaya. Penelitian modern menunjukkan senyawa dalam kacang hijau dapat meningkatkan jalur detoksifikasi hati dan mengurangi kerusakan oksidatif.
3. Menenangkan Pikiran dan Mendukung TidurKacang hijau juga dikaitkan dengan efek menenangkan sistem saraf. Praktik tradisional bahkan menggunakan bantal berisi kulit kacang hijau kering untuk penderita insomnia yang disertai rasa panas, tekanan, atau pikiran gelisah.
Penelitian modern menunjukkan bahwa sensasi dingin dan penurunan stres oksidatif dapat membantu tidur lebih nyenyak, menjelaskan dasar ilmiah dari penggunaan tradisional ini.
Selain itu, kacang hijau kaya protein nabati, serat pangan, dan senyawa bioaktif seperti polifenol dan flavonoid. Studi laboratorium menemukan bahwa polifenol kacang hijau dapat mengurangi kerusakan sel akibat stres panas dan cedera oksidatif. Konsumsi rutin kacang hijau juga diyakini membantu menstabilkan gula darah, menurunkan kolesterol, melindungi fungsi hati, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Perhatian dan Tips Aman Mengonsumsi Kacang Hijau- Orang dengan pencernaan lemah dan cenderung “dingin” (sering diare atau feses encer) sebaiknya membatasi konsumsi kacang hijau.
- Wanita sebaiknya mengurangi konsumsi kacang hijau saat menstruasi karena dapat memperparah rasa tidak nyaman.
- Jangan memasak kacang hijau dengan panci besi. Gunakan panci tanah liat atau keramik. Flavonoid dalam kulit kacang hijau dapat bereaksi dengan ion logam, terutama besi, sehingga sup menjadi gelap dan manfaatnya berkurang.
- Kecambah kacang hijau tumbuh di lingkungan lembap-panas dan bisa memperburuk kondisi panas-lembap internal. Saat jerawat atau bisul sedang kambuh, sebaiknya hindari kecambah dalam jumlah besar.
Tips:
- Kacang hijau tidak menetralkan efek jamu atau tonik seperti ginseng, sehingga aman dikonsumsi bersamaan.
- Pertahankan warna sup kacang hijau tetap hijau cerah. Rebus sekitar 10 menit setelah mendidih hingga berwarna hijau zamrud, lalu matikan api. Jika kacang pecah dan sup menjadi keruh atau abu-abu, efek penyejuknya menurun.
Kacang hijau adalah contoh langka kearifan diet kuno yang sejalan dengan ilmu gizi modern. Lembut namun efektif, kacang hijau membantu mengelola peradangan, mendukung pencernaan, menenangkan sistem saraf, dan memulihkan keseimbangan internal tubuh.





