SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang dan menyebabkan puluhan lain mengalami luka bakar serius.
Jaksa penuntut yang menangani kasus ini mengatakan pada Jumat (2/1) bahwa penyelidikan awal menunjukkan penyebab kebakaran yang paling mungkin ialah kembang api yang dibawa terlalu dekat dengan langit-langit.
Kebakaran di Le Constellation tampaknya dimulai sekitar pukul 01.30 Waktu setempat saat para pengunjung merayakan Tahun Baru.
Video, foto, dan laporan dari saksi mata menunjukkan api menyebar dengan cepat di klub yang penuh sesak itu. Orang-orang pun kesulitan untuk menyelamatkan diri.
Tempat hiburan di ruang bawah tanah itu melayani banyak penduduk lokal dan beberapa turis. Tanpa biaya masuk, tempat itu menarik banyak anak muda dan banyak korban adalah remaja. Di Swiss, anak berusia 16 tahun diperbolehkan membeli anggur dan bir tetapi tidak minuman keras.
Satu gambar yang diunggah daring menunjukkan langit-langit rendah yang terbakar saat kembang api diikatkan pada botol sampanye dipegang oleh para pengunjung pesta di bawah.
Gambar itu mungkin telah mengalami beberapa peningkatan digital. Selanjutnya Guardian mengaburkan beberapa detail pribadi yang dapat mengidentifikasi.
Gambar lain menunjukkan seorang perempuan di ruangan yang tampaknya sama memegang kembang api sambil duduk di pundak seseorang. Kedua foto ini banyak dilaporkan menunjukkan momen ketika langit-langit terbakar.
Menurut para pejabat, kebakaran tersebut mungkin juga memicu pelepasan gas yang mudah terbakar sehingga dapat menyala dengan hebat. Mereka menjelaskan penyebaran api yang cepat.
Kecepatan api terlihat jelas dalam video yang menunjukkan seorang pemuda mencoba memadamkan api kecil yang menjilati atap. Musik masih diputar di bar.
Saksi mata menggambarkan kerumunan orang yang bergegas keluar dari klub malam di ruang bawah tanah melalui tangga sempit dan melalui pintu kecil.
Video menunjukkan orang-orang bergegas menaiki tangga. Le Constellation memiliki kapasitas maksimum sekitar 300 orang.
Orang-orang memecahkan jendela untuk menyelamatkan diri dari kobaran api. Ambulans tiba di lokasi kejadian setelah ada laporan asap. Petugas pemadam kebakaran memecahkan jendela di blok apartemen terdekat untuk masuk.
Orang tua yang panik bergegas ke lokasi kejadian dengan mobil untuk melihat apakah anak-anak mereka terjebak di dalam. Menjelang siang di Hari Tahun Baru, pita peringatan merah-putih, bunga, dan lilin berada di jalan tempat bencana terjadi. Polisi melindungi lokasi dengan layar putih saat tim forensik mulai bekerja.
Banyak korban tidak dapat diidentifikasi segera karena parahnya luka bakar mereka. Unit perawatan intensif dan ruang operasi di rumah sakit regional dengan cepat mencapai kapasitas penuh.
Pihak berwenang kemudian mengatakan sekitar 50 orang dikirim atau akan dipindahkan ke negara-negara lain Eropa untuk perawatan di unit luka bakar khusus.
Swiss memerintahkan bendera nasional dikibarkan setengah tiang selama lima hari sebagai tanda berkabung.
Warga negara Prancis dan Italia di dekatnya termasuk di antara 113 orang yang diidentifikasi sebagai korban luka, kata pihak berwenang. (The Guardian/I-2)





