Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya menatap Derbi Jawa Timur (Jatim) melawan Madura United dengan keyakinan tinggi. Laga pekan ke-16 Super League 2025/2026 ini akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (3/1/2026) malam.
Bek Persebaya, Leo Lelis, membawa memori manis ke stadion tersebut. Pada musim 2022/2023, pemain asal Brasil itu pernah mencetak gol dan membantu Bajol Ijo meraih kemenangan 2-0 atas Madura United. Kenangan tersebut kini menjadi pelecut motivasi jelang Derby Suramadu.
“Saya punya kenangan yang bagus di Pamelingan. Pernah mencetak gol dan membawa Persebaya menang di sana. Tentu saya ingin mengulang momen itu,” ujar Leo.
Kepercayaan diri Leo meningkat setelah mencetak gol pada laga terakhir melawan Persijap Jepara. Ia menilai momentum positif tersebut harus dijaga, terutama untuk menghadapi tekanan laga derby yang selalu berjalan ketat. Pengalaman dan mental bertanding menjadi modal utama Leo untuk kembali memimpin lini pertahanan Persebaya.
Pemain berusia 30 tahun itu juga menyinggung periode sulit yang sempat ia alami. Ia mengakui tekanan cukup berat ketika mendapat sorotan tajam, namun berusaha bangkit dan tetap fokus memberikan kontribusi terbaik bagi tim.
“Itu adalah momen yang sangat sulit bagi saya. Terutama saat mencetak gol bunuh diri. Saya harus tetap fokus, tapi secara umum tidak mudah untuk mengatasi tekanan dan kritikan,” jelasnya.
Selain Leo, kabar positif datang dari Koko Ari Araya. Bek kanan Persebaya itu telah kembali bermain setelah lebih dari enam bulan menjalani pemulihan pascaoperasi lutut. Koko menjalani debutnya bersama Bajul IJo musim ini saat menghadapi Persijap pada 28 Desember lalu.
Pada laga tersebut, Koko tampil sebagai starter sebelum digantikan Catur Pamungkas pada menit ke-61. Kini, Koko siap menatap laga melawan Madura United.
“Siap, tentu saja kalau dipercaya untuk main, akan berjuang semaksimal mungkin, untuk membawa Persebaya melanjutkan tren kemenangan,” kata Koko.
Pemain berusia 25 tahun itu mengaku bersyukur dapat kembali merumput setelah masa pemulihan yang panjang. Ia menilai cedera menjadi ujian kesabaran, namun kini fokusnya adalah meningkatkan performa dan beradaptasi kembali dengan ritme pertandingan.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa kembali bermain. Cedera kemarin cukup menguji kesabaran, tapi saya fokus menjalani pemulihan dan mengikuti semua program dari tim medis,” ucapnya. (faw/ian)


