- Pemkot Tangsel merayakan satu dekade implementasi Sisumaker, sebuah inovasi digital administrasi persuratan internal.
- Sisumaker telah berevolusi menjadi ekosistem terpadu dan kini dapat diakses publik melalui fitur Sisumaker Publik.
- Sistem ini mengelola alur surat secara menyeluruh dan memastikan akuntabilitas melalui dokumentasi serta audit trail ketat.
Suara.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) merayakan satu dekade penerapan Sistem Surat Masuk dan Keluar (Sisumaker).
Inovasi digital yang lahir dari semangat reformasi birokrasi ini kini menjelma menjadi best practice nasional dan telah direplikasi oleh berbagai kementerian serta pemerintah daerah di Indonesia.
Sejak pertama kali diimplementasikan, Sisumaker terus mengalami pengembangan signifikan.
Sistem yang awalnya hanya berfungsi sebagai alat administrasi internal, kini telah berkembang menjadi ekosistem digital terpadu yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat melalui fitur Sisumaker Publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin, menegaskan bahwa keberlanjutan dan konsistensi pengembangan Sisumaker merupakan bukti kemampuan Pemkot Tangsel dalam beradaptasi dengan tuntutan pelayanan publik yang semakin modern dan transparan.
“Selama lebih dari satu dekade, Sisumaker memastikan setiap surat masuk dan keluar tercatat, terdokumentasi, serta dapat dipantau prosesnya. Kini, layanan ini tidak hanya untuk internal pemerintah, tetapi juga membuka akses bagi masyarakat melalui Sisumaker Publik,” ujar Asep
Asep menambahkan, kehadiran Sisumaker Publik menjadi solusi konkret bagi warga untuk menyampaikan surat dan aspirasi tanpa terkendala jarak maupun waktu. Melalui sistem ini, surat dari masyarakat langsung terintegrasi secara otomatis ke dalam tata naskah dinas internal pemerintah.
“Melalui Sisumaker Publik, warga tidak perlu lagi datang langsung ke kantor pemerintahan. Masyarakat dapat mengirimkan surat secara digital yang langsung terhubung dengan sistem persuratan internal pemerintah,” jelasnya.
Secara teknis, Sisumaker mengelola alur persuratan secara end-to-end, mulai dari penerimaan surat, disposisi pimpinan elektronik berjenjang, hingga pengarsipan digital terpusat. Aspek keamanan informasi menjadi perhatian utama melalui pengaturan hak akses yang ketat serta penerapan audit trail untuk memastikan akuntabilitas setiap proses.
Baca Juga: Kerja Sama Sampah Tangsel-Serang Dilakukan Hati-hati, Budi Rustandi: Dana Rp 122 M untuk Warga
Masyarakat Kota Tangerang Selatan dapat memanfaatkan layanan ini dengan mengakses laman resmi Sisumaker Publik di https://sisumaker.tangerangselatankota.go.id
“Penguatan integrasi, peningkatan keamanan sistem, serta kemudahan akses bagi masyarakat akan terus kami dorong. Harapannya, Sisumaker benar-benar menjadi jembatan komunikasi yang efektif dan berkontribusi nyata pada peningkatan kualitas layanan publik,” tutup Asep.



