Pipa gas PT TGI di Inderagiri Hilir Riau meledak dan terbakar

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Pekanbaru, (ANTARA) - Pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dilaporkan meledak dan mengalami kebakaran hebat hingga ketinggian 15 meter pada Jumat (2/1) sekitar pukul 16.35 WIB.

Kepala Polres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora menyampaikan bahwa personel kepolisian telah berada di lokasi kejadian dan masyarakat telah diimbau untuk sementara menghentikan aktivitas melintas, baik dari arah Jambi menuju Riau maupun sebaliknya.

“Personel sudah berada di TKP. Masyarakat yang melintasi jalur menuju Jambi atau sebaliknya kami imbau untuk berhenti sementara. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan gas agar segera melakukan manajemen krisis dan pemutusan alur pipa,” kata Kapolres dalam keterangannya diterima di Pekanbaru, Jumat.

Dia mengatakan peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.00 WIB, saat masyarakat setempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari pipa gas tanam milik PT TGI. Tidak lama kemudian, api terlihat menyembur ke udara dari lokasi pipa dan menyebabkan kebakaran.

Mengetahui kejadian tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Kemuning bersama personel segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengamanan serta langkah-langkah antisipasi. Personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi menghindari risiko bahaya akibat semburan api dan gas.

Menurut Keterangan petugas yang berwenang bahwa penyekatan arus gas telah dilakukan penutupan atau penyekatan. Menurut mereka dalam tiga jam mudah mudahan sudah padam dan diharapkan kepada masyarakat agar bersabar.

Kapolres Inhil lebih lanjut menghimbau kepada masyarakat yang melintas ke arah Jambi atau sebaliknya agar istirahat dulu menunggu situasi kondusif. Selain itu, personel Polsek Kemuning melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur.

"Personel menyiapkan penutupan sementara arus kendaraan dari dua arah, baik dari Pekanbaru maupun Jambi, apabila situasi di lapangan mengharuskan," ujarnya.

Berdasarkan data sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun warga terdampak, mengingat jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar lebih kurang 500 meter. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, meskipun kondisi cuaca dilaporkan hujan lebat dan api masih menyala.

Baca juga: Polda Jabar: Dua orang luka bakar akibat Pertamina EP Subang meledak

Baca juga: Polisi: 7 pekerja perusahaan migas terbakar di Jambi dirawat intensif

Baca juga: Korban tewas pipa migas di Tanjabbar bertambah jadi dua


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Balik Libur Nataru Diprediksi 4 Januari
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tradisi Sambut Wisatawan Pertama Diharapkan Bawa Optimisme Sektor Pariwisata di 2026
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Airnav Distribusikan Bantuan Untuk Karyawan yang Terdampak Bencana
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Chelsea Awali 2026 dengan Pecat Enzo Maresca, Liam Rosenior Jadi Kandidat Pengganti Terdepan
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Libur Nataru, Wisata Religi Lamongan Diserbu 70 Ribu Pengunjung
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.