Pemerintah Tambah 3 Unit IFP per Sekolah, Dorong Pembelajaran Digital Interaktif

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa pemerintah berencana menambah tiga unit Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif di setiap sekolah, sehingga nantinya tersedia empat unit IFP per satuan pendidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia meresmikan gedung revitalisasi SD Muhammadiyah 1 Kudus pada hari Jumat.

“Rencananya akan ada penambahan tiga unit IFP untuk masing-masing sekolah, sehingga nantinya total tersedia empat unit IFP di setiap sekolah,” ujarnya.

IFP Permudah Guru, Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan

IFP merupakan perangkat all-in-one yang berfungsi sebagai monitor, komputer, sekaligus papan tulis digital interaktif.

Berbeda dengan smart board biasa, IFP dapat digunakan tanpa koneksi internet dan sudah dilengkapi dengan berbagai fitur untuk mendukung proses belajar mengajar.

Kehadiran IFP dinilai akan memudahkan guru karena tidak lagi bergantung pada kapur tulis dan papan konvensional.

“Pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik. Guru juga lebih terbantu dalam menyampaikan materi,” tambah Abdul Mu’ti.

Materi pembelajaran untuk IFP dapat diunduh melalui kanal Ruang Murid pada platform Rumah Pendidikan.

Program Prioritas Presiden, Diperkuat Dasar Hukum Nasional

Digitalisasi pendidikan melalui pengadaan IFP merupakan salah satu program prioritas Presiden RI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi.

“Digitalisasi pendidikan ini bagian dari program prioritas Bapak Presiden untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” jelas Abdul Mu’ti.

Program ini memiliki dasar hukum kuat karena didukung oleh Instruksi Presiden (Inpres) serta Keputusan Bersama Presiden (Barpres).

Di Kabupaten Kudus, SMK Negeri 1 Kudus menjadi salah satu sekolah yang telah menerima bantuan IFP dan telah merasakan dampak positifnya.

“Media pembelajaran ini sangat membantu guru dalam mengajar dan membuat siswa lebih mudah memahami materi. Bahkan hasil pembelajaran dapat langsung dibagikan melalui media sosial,” ungkap pihak sekolah.

Pemerintah berharap, dengan penambahan IFP di setiap sekolah, kualitas pembelajaran akan semakin meningkat dan selaras dengan perkembangan teknologi digital.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menkes: Peserta CKG pada 2025 Tembus 70 Juta Orang
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kredit Terdampak Bencana Sumatra Nyaris Capai Rp400 Triliun, OJK Beri Relaksasi Hingga Tiga Tahun
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Malam Tahun Baru Jadi Malam Siaga Partai Komunis Tiongkok : Separuh Jalan Dipenuhi Polisi, Separuh Lagi Warga Sipil 
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
Data MKMK: Anwar Usman Paling Sering Tak Hadiri Sidang dan Rapat Hakim
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Polres Natuna Gelar Patroli Gabungan Amankan Libur Nataru di Pantai Tanjung
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.