Ngerasa Stres tanpa Alasan Jelas? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

republika.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kamu sering merasa stres atau cepat lelah secara emosional tanpa alasan jelas? Penyebabnya bisa jadi bukan satu masalah besar, melainkan kebiasaan sehari-hari yang membuat hormon stres tetap aktif.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Dokter spesialis anestesi dan pengobatan nyeri intervensi, dr Kunal Sood, mengatakan kortisol dapat membantu tubuh menghadapi stres, namun kebiasaan sehari-hari tertentu bisa membuatnya terus tinggi atau mengganggu ritmenya. "Hal ini memengaruhi tidur, metabolisme, suasana hati, dan pemulihan. Kelebihan kortisol biasanya muncul karena stres harian yang menumpuk. Dengan memperbaiki tidur, waktu pemulihan, jadwal makan, dan konsumsi stimulan, beban stres bisa berkurang," kata dr Sood.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Akhir Tahun Rawan Burnout, Psikolog Bagikan Tips Mengelola Stres
  • Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa
  • Labubu dan K-Pop Demon Hunters Dominasi Tren Konsumen Asia pada 2025

la kemudian membagikan enam kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa mengganggu keseimbangan kortisol dan meningkatkan respons stres tubuh. Berikut seperti dilansir laman Hindustan Times, Sabtu (3/1/2026): 

1. Kurang tidur

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Tidur yang cukup menurunkan kadar kortisol malam hari. Sebaliknya, kurang tidur menyebabkan hormon ini meningkat, menambah beban stres tubuh. Satu malam tanpa tidur saja bisa meningkatkan kadar kortisol, dan kurang tidur kronis membuat stres terasa lebih berat keesokan harinya.

2. Olahraga berlebih

Olahraga memang bisa menaikkan kortisol jangka pendek, namun setelah itu biasanya kembali normal. Adapun jika olahraga berlebih tanpa istirahat yang cukup, dapat membuat kortisol tetap tinggi dan mengganggu keseimbangan stres tubuh.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Performa Menurun, Momentum Tepat Bek PSM Yuran Fernandes Dapatkan Sentuhannya Kembali Bersama Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Aprisindo: Tarif AS untuk Sepatu Produksi RI Harus Lebih Rendah dari Negara Pesaing
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Liburan Usai! Ini Tips Siapkan Mental Anak Masuk Sekolah
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Puncak Arus Balik Tahun Baru Diprediksi 4 Januari, Rekayasa Lalin Disiapkan
• 2 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.