Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah pejabat di kediamannya di Kompleks Widya Chandra pada Jumat, 2 Januari 2026.
Para pejabat yang hadir, antara lain Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dan Sekretaris Kabinet atau Seskab Teddy Indra Wijaya.
"Sore hingga malam, Presiden Prabowo melakukan pertemuan di kediaman dinas Presiden di Widya Chandra," kata Seskab Teddy dikutip dari unggahan di akun instagramnya @sekretariat.kabinet.
Dalam pertemuan itu, Prabowo menerima laporan khusus dari Dasco selaku Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana dari DPR.
Adapun Dasco melaporkan terkait proses rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.
"Laporan Prof Dasco sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana dari DPR RI terkait rekonstruksi dan rehabilitasi tiga provinsi di Sumatra," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, pimpinan DPR RI menggelar rapat koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana di Sumatra bersama kementerian dan lembaga terkait serta kepala daerah terdampak bencana.
Rapat dipimpin langsung Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Selasa, 30 Desember 2025.
- Tangkapan layar YouTube TV Parlemen
Dasco menyebut, rapat koordinasi digelar untuk menyamakan persepsi dan sinergi seluruh stakeholder.
"Bersinergi untuk menyamakan persepsi serta memfokuskan terhadap apa-apa sehingga efisien dan dari sisi anggaran dan lain-lain bisa fokus dan kemudian tidak ada tumpang tindih," kata Dasco dalam rapat koordinasi (rakor) yang ditayangkan lewat YouTube TV Parlemen.
Dasco menjelaskan, pihaknya telah melaporkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto mengenai rapat koordinasi tersebut.
"Sudah juga kami sampaikan kepada Bapak Presiden yang besok insyaallah akan ke Aceh bahwa kita akan mulai pada hari ini melakukan rapat koordinasi supaya pada tahun depan di anggaran 2026 pemulihan pasca bencana bisa berjalan sebagaimana mestinya," tutur dia.




