REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Donald John Trump mengatakan, Amerika Serikat (AS) dalam posisi "siap siaga". Dia pun memperingatkan Iran untuk tidak membunuh para demonstran damai di tengah kerusuhan nasional yang terjadi di Teheran.
Dalam unggahan di platform media sosialnya pada Jumat (2/1/2026), Trump bersumpah bahwa "jika Iran (menembak) dan membunuh para demonstran damai secara brutal," maka AS akan turun tangan dan "menyelamatkan" mereka.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Kim Jong-un Kirim Pesan Tahun Baru ke Prajurit Korut yang Bela Rusia Lawan Ukraina
- Turkish Airlines Bangun Terminal Kargo dan Katering Senilai Rp 38 Triliun
- Kemenhan Jepang Sanksi Kawasaki Soal Pemalsuan Data Mesin Kapal Selam
Trump tidak merinci bagaimana "penyelamatan" tersebut akan terjadi. Tetapi, ia menambahkan bahwa AS "siap siaga dan siap bertindak." Unggahan tersebut muncul setelah beberapa orang dilaporkan tewas pada Kamis (1/1/2026) di tengah protes di Iran.
Pejabat keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani, menanggapi pernyataan Trump dengan ancaman balasan. Protes di Iran meluas melampaui masalah ekonomi karena mahasiswa menuntut kebebasan dan pengakhiran kekuasaan rezim.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
“Dengan sikap yang diambil oleh pejabat Israel dan Trump, situasi di balik layar menjadi jelas. Kami menganggap posisi para pedagang yang berunjuk rasa terpisah dari elemen-elemen perusak, dan Trump harus tahu bahwa campur tangan Amerika dalam masalah internal ini sama dengan kekacauan di seluruh wilayah dan penghancuran kepentingan Amerika. Rakyat Amerika harus tahu bahwa Trump-lah yang memulai petualangan ini. Mereka harus menjaga tentara mereka,” tulis Larijani di X.
Ribuan orang mulai berunjuk rasa di Iran pada hari itu terkait inflasi negara dan nilai mata uang yang sangat rendah. Sayangnya, kerusuhan akibat demo telah meluas karena ketidakpuasan terhadap rezim Iran.
Pada Senin, Trump menolak untuk menjawab apakah ia akan mendukung penggulingan rezim Iran, tetapi mengomentari "masalah" negara tersebut dan mengakui ketidakpuasan publik. "Mereka memiliki banyak masalah," kata Trump pada hari Senin.
"Mereka mengalami inflasi yang luar biasa. Ekonomi mereka hancur, ekonomi mereka tidak baik. Dan saya tahu bahwa orang-orang tidak begitu senang," ucap Trump melanjutkan.



