REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kabar duka mendebur Pondok Modern Darussalam Gontor. Pengasuhnya, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi wafat.
“Inna lillah wa Inna ilayhi rajiun telah berpulang ke Rahmatullah Prof.Dr.KH Amal Fathullah Zarkasyi, pada jam 12.14, di RS Moewardi Solo. Semoga Allah mengampuni dosanya, menerima ama Ibadahnya dan husnul khatimah,” tulis Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Prof Dr Hamid Fahmy Zarkasyi kepada Republika pada Sabtu (3/1/2026).
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- NTB Jajaki Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Lewat Koperasi Merah Putih
- 2025 Tercatat Jadi Tahun Terpanas, Picu Cuaca Ekstrem
- Sedotan Kaca, Estetik Tapi Berisiko Bikin Pengguna Menelan Beling?
Almarhum merupakan akademisi terkemuka yang kini menjabat sebagai Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor. Beliau merupakan putra KH Imam Zarkasyi, salah satu dari tiga pendiri (Trimurti) Pondok Gontor. Tumbuh dalam lingkungan pesantren yang kental dengan disiplin dan nilai-nilai keislaman, Kyai Amal mewarisi semangat perjuangan sang ayah dalam mengabdikan diri pada dunia pendidikan dan dakwah.
Pendidikan formalnya dimulai dari KMI Gontor, yang kemudian membawanya melalang buana ke berbagai institusi pendidikan internasional. Beliau meraih gelar sarjana dan magister di bidang teologi dan filsafat Islam dari Universitas Darul Ulum, Kairo, Mesir.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Dalam karier akademisnya, Prof. Amal memiliki peran sentral dalam transformasi institusi pendidikan di Gontor. Beliau merupakan tokoh kunci di balik perkembangan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, di mana beliau pernah menjabat sebagai Rektor. Di bawah kepemimpinannya, UNIDA Gontor berhasil mengukuhkan diri sebagai universitas berbasis pesantren yang memadukan keilmuan kontemporer dengan nilai-nilai tradisional Islam, sebuah konsep "Islamisasi Ilmu Pengetahuan" yang selalu beliau gaungkan.
Sebagai seorang pakar filsafat dan teologi, Prof. Amal sangat aktif dalam kancah pemikiran Islam. Beliau dikenal melalui karya-karyanya yang tajam dan mendalam terkait isu-isu akidah, pemikiran modern, hingga tantangan liberalisme di dunia Islam. Keahliannya ini membawa beliau dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, termasuk menjadi anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan aktif dalam organisasi kerja sama universitas Islam dunia (FUIW).



