Hari Pertama Wali Kota  News York: Antara Subway dan Kebijakan Kontroversial

tvrinews.com
2 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – New York, Amerika Serikat

Zohran Mamdani Wali Kota Baru New York Mencabut Perintah Eksekutif Terkait Israel di Hari Kerja Pertamanya

Kurang dari 24 jam setelah ribuan pendukung memadati Manhattan untuk merayakan pelantikannya yang bersejarah Jumat 2 Januari 2025, Zohran Mamdani memulai hari penuh pertamanya sebagai Wali Kota New York dengan rutinitas yang akrab bagi warga kota: menumpang kereta bawah tanah (subway).

Politisi sosialis demokrat berusia 34 tahun ini berangkat pada Jumat pagi dari apartemen satu kamar di Queens yang ia tinggali bersama istrinya.

Mengenakan pakaian hangat untuk menghalau suhu dingin yang membeku, Mamdani tampak memulai tugas berat memimpin kota terbesar di Amerika Serikat di tengah sorotan kamera dan ucapan selamat dari para tetangga.

Simbolisme Transportasi Publik

Langkah Mamdani menggunakan transportasi umum menuju Balai Kota (City Hall) dinilai sebagai pesan simbolis untuk menunjukkan keberpihakan pada warga kelas pekerja. 

Di dalam kereta tujuan Manhattan, ia menyempatkan diri berswafoto dengan penumpang dan meninjau materi pengarahan di kursi sudut gerbong.

Meskipun pendahulunya seperti Eric Adams, Bill de Blasio, dan Michael Bloomberg juga pernah melakukan hal serupa, bagi Mamdani, tindakan ini mempertegas janji pelantikannya untuk memastikan pemerintahan yang "terlihat dan hidup seperti orang-orang yang diwakilinya."

Kebijakan Strategis dan Respons Internasional

Agenda kerja Mamdani segera beralih dari simbolisme menuju aksi kebijakan yang berisiko politik tinggi. 

Dalam upaya menciptakan "lembaran baru," ia mencabut serangkaian perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh pendahulunya, Eric Adams.

Dua kebijakan yang paling memicu perhatian adalah pencabutan definisi antisemitisme yang kontroversial yang mencakup kritik tertentu terhadap Israel serta pembatalan larangan bagi lembaga kota untuk melakukan boikot atau divestasi dari negara tersebut.

Langkah ini segera memicu reaksi keras. Pemerintah Israel melalui media sosial menuduh Mamdani telah "menuangkan bensin antisemit ke dalam api yang sedang menyala."

Menanggapi kritik tersebut, Mamdani menegaskan komitmennya dalam memerangi diskriminasi.

"Pemerintahan ini akan bekerja tanpa lelah dalam upaya memerangi kebencian dan perpecahan," ujar Mamdani saat membacakan pernyataan resminya pada hari Jumat 2 Januari 2025.

Ia juga menekankan bahwa dirinya tetap mempertahankan Kantor Wali Kota untuk Pemberantasan Antisemitisme guna menjamin keamanan seluruh warga.

Fokus pada Isu Domestik

Selain isu luar negeri, Mamdani langsung tancap gas menangani krisis perumahan. Setelah pelantikan, ia mengunjungi sebuah lobi apartemen di Brooklyn untuk memberikan dukungan kepada serikat penyewa dalam sengketa hukum melawan tuan tanah yang dinilai lalai.

Ia juga mengumumkan pembentukan kantor "Keterlibatan Massa" (Mass Engagement Office) yang bertujuan membawa lebih banyak warga New York ke dalam proses politik formal.

"Kita memiliki kesempatan di mana warga New York mengizinkan diri mereka untuk percaya kembali pada kemungkinan pemerintah kota," kata Mamdani di hadapan kerumunan pendukungnya. "Keyakinan itu tidak akan bertahan lama tanpa adanya tindakan nyata."

Menutup hari pertamanya, Mamdani kini bersiap untuk pindah dari apartemen sempitnya di Queens menuju kediaman resmi Wali Kota, Gracie Mansion di Upper East Side, sebelum masa sewa apartemennya habis akhir bulan ini.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Tewasnya Pratu Farkhan Sauqi, TNI AD Amankan Prajurit Senior
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Bernardo Tavares Resmi Tangani Persebaya, Tegaskan Fokus pada Proses Bukan Janji Gelar
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Trump Yakin Hubungan AS-China Tak Akan Dirusak Penangkapan Presiden Venezuela
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Menhan: Pengerahan Alat Berat Satgas Kuala Dimulai Dua Pekan Lagi
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Kompolnas Terima 2.830 Aduan Masyarakat Sepanjang 2025
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.