Liputan6.com, Jakarta - TNI AD mengusut kasus tewasnya Pratu Farkhan Sauqi Marpaung dengan mengamankan senior korban. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Donny Pramono mendalami dugaan keterlibatan senior tersebut dalam kematian Pratu Farkhan.
"Sejak awal kejadian, TNI AD langsung mengambil langkah cepat dan tegas. Dugaan keterlibatan oknum prajurit senior telah ditindaklanjuti dengan mengamankan yang bersangkutan," kata Donny saat dihubungi merdeka.com, Minggu (4/1).
Advertisement
Jenderal bintang satu ini menjelaskan, penyelidikan yang dilakukan itu untuk mengetahui penyebab meninggalnya Pratu Farkhan.
"Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan fakta secara objektif dan transparan," jelasnya.
Donny menegaskan, TNI AD tidak menoleransi segala bentuk kekerasan di luar aturan, terlebih yang mengakibatkan hilangnya nyawa prajurit.
"Apabila dari hasil penyelidikan terbukti adanya pelanggaran hukum maupun disiplin militer, maka proses hukum akan ditegakkan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
"Di sisi lain, perhatian juga diberikan kepada keluarga almarhum serta pembinaan terhadap prajurit di satuan agar peristiwa serupa tidak terulang," sambungnya.




