Misteri Kematian Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Ruam dan Mulut Berbusa

mediaindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita

Polres Metro Jakarta Utara tengah menyelidiki penyebab kematian misterius satu keluarga di sebuah rumah kontrakan, Jalan Warakas VIII, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tiga jenazah ditemukan pada Jumat (2/1) dengan kondisi mulut mengeluarkan busa serta adanya ruam kemerahan pada permukaan kulit. Ketiga korban tewas teridentifikasi sebagai Siti Solihah (50), seorang orang tua tunggal, bersama dua anaknya, Afiah Al Adilah Jamaludin (27) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengonfirmasi temuan tanda-tanda fisik yang mencurigakan tersebut saat dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal.

"Hasil penanganan awal kami di TKP menunjukkan ketiga korban meninggal dalam kondisi mulut berbusa dan ada ruam merah pada tubuh. Namun, penyebab pastinya masih dalam pemeriksaan tim dokter forensik," ujar Onkoseno ketika dihubungi, Sabtu (3/12).

Untuk mengungkap tabir di balik kematian ini, penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti dari kediaman korban. Barang-barang tersebut meliputi botol minuman, sprei, hingga pakaian yang dikenakan para korban saat kejadian.

Seluruh bukti material ini akan diserahkan ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk dilakukan uji toksikologi dan analisis mendalam. Sementara itu, ketiga jenazah telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi.

"Ada beberapa barang yang kami amankan untuk penelitian bersama Puslabfor. Saat ini, ketiga korban juga sedang menjalani pemeriksaan luar dan autopsi di Rumah Sakit Polri," katanya Onkoseno.

Onkoseno mengatakan kejadian ini pertama kali terungkap ketika salah satu anak korban kembali dari tempat kerja dan mendapati keluarganya sudah tidak bernyawa. Teriakan histeris saksi kemudian memancing perhatian warga sekitar untuk memberikan pertolongan.

Hingga saat ini, kepolisian telah memeriksa empat orang saksi yang merupakan tetangga korban. Selain itu, penyidik juga memeriksa dua anggota keluarga lainnya yang masih hidup.

Salah satu anak korban dilaporkan selamat dan dalam kondisi medis yang berangsur stabil, sementara satu putra lainnya tengah dimintai keterangan mendalam mengenai aktivitas terakhir para korban sebelum ditemukan meninggal.

"Kami sedang mendalami keberadaan dan aktivitas saksi dari pihak keluarga ini sebelum kejadian. Semua keterangan akan kami sinkronkan untuk melihat kronologi peristiwa secara utuh," tegas Onkoseno.

Berdasarkan informasi awal, Siti Solihah tinggal bersama anak-anaknya di lingkungan tersebut, di mana salah satu anaknya diketahui bekerja sebagai penjual minuman. Meski dugaan keracunan menguat di tengah masyarakat, pihak kepolisian menegaskan belum bisa memberikan kesimpulan final hingga seluruh hasil analisa laboratorium forensik keluar. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
3 Permintaan Bupati Tamiang ke Prabowo: Rumah Korban Banjir, Pangan, BLT
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Libur Nataru Dongkrak Trafik Tol Cipali hingga 1,35 Juta Kendaraan
• 51 menit lalubisnis.com
thumb
Boni Hargens: Kapolri Sukses Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran, Transformasi Budaya Polri di 2026
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Postingan Gibran di IG Bikin Netizen Cari-Cari Pandji Pragiwaksono, Kenapa?
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Link Live Streaming Atalanta vs Roma di Serie A Besok Dini Hari
• 2 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.