Pemerintah Kota Sibolga melakukan normalisasi Sungai Aek Doras di Kelurahan Sibolga Julu, Kota Sibolga, Sumatra Utara, sebagai upaya mitigasi untuk mencegah banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing, didampingi perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), meninjau langsung kondisi sungai tersebut pada Jumat (2/1).
Akhmad Syukri mengatakan, normalisasi dilakukan untuk mengurangi risiko luapan Sungai Aek Doras yang selama ini sering meresahkan warga di sekitar bantaran sungai. Peninjauan lapangan dilakukan guna memastikan proses pengerukan berjalan sesuai rencana.
Berdasarkan hasil pemantauan, debit air Sungai Aek Doras terpantau mengalir deras. Namun, kedalaman sungai mulai bertambah seiring pengerukan yang dilakukan secara bertahap. Tumpukan material pasir serta luapan air di sejumlah titik dilaporkan mulai berkurang.
Seorang warga setempat, Nur Gulo (27), menyebutkan alat berat telah diturunkan sejak 29 November 2025. Namun, tingginya intensitas hujan membuat proses normalisasi belum berjalan optimal.
“Alat berat sudah bekerja sejak akhir November, tetapi karena hujan masih sering turun, pengerjaan tidak bisa maksimal,” katanya.
Wali Kota Sibolga menegaskan pengerukan Sungai Aek Doras akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan untuk mengoptimalkan fungsi sungai dan meminimalkan potensi banjir di wilayah Kota Sibolga.
Pemerintah Kota Sibolga juga menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat serta instansi terkait dalam upaya penanganan potensi kebencanaan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.




