TABLOIDBINTANG.COM - Malam pergantian tahun baru 2026 menjadi momen refleksi bagi Wardatina Mawa. Di tengah badai rumah tangga yang tengah menerpa, Mawa memilih mencari ketenangan dengan menyambangi kediaman pendakwah Umi Pipik.
Pertemuan itu pun menjadi ruang aman bagi Mawa untuk mencurahkan isi hatinya.
Umi Pipik mengungkapkan, kedatangan Wardatina Mawa memang sudah diniatkan sejak awal.
Saat itu, Mawa kebetulan berada di Jakarta dan merasa rumah Umi Pipik adalah tempat yang tepat untuk berbagi cerita tanpa rasa khawatir.
“Waktu itu dia (Wardatina Mawa) memang lagi di Jakarta, pengin main sekaligus curhat. Ya sudah, di rumah saja yang aman,” ungkap Umi Pipik kepada wartawan di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (2/1).
Di tengah isu sensitif yang menyeret nama Wardatina Mawa terkait polemik rumah tangga dan kabar poligami yang turut menjadi sorotan publik, Umi Pipik memilih bersikap bijak.
Ibunda Abidzar Alghifari itu menegaskan tak ingin terlalu jauh mencampuri persoalan pribadi yang bukan menjadi ranahnya.
Sebagai pendakwah, Umi Pipik menyadari batas perannya. Ia hanya berusaha memberikan penguatan dan pandangan positif agar Mawa tetap tenang dalam menghadapi ujian hidup.
“Saya enggak mau ikut campur urusan yang bukan wewenang saya. Tugas saya hanya menyemangati, memberikan insight yang menenangkan hati, dan hal-hal positif,” terang Umi Pipik.
Lebih lanjut, Umi Pipik menyebut dirinya memposisikan Wardatina Mawa layaknya jemaah lain yang membutuhkan sandaran spiritual di masa sulit. Setiap masukan yang disampaikan pun disesuaikan dengan nilai-nilai agama.
“Keputusan tetap ada di tangan Mawa. Saya hanya memberikan solusi sesuai Al-Qur’an, sama seperti ketika jemaah lain datang meminta nasihat,” jelasnya.
Umi Pipik pun menekankan pentingnya saling menguatkan, terutama antar sesama perempuan. Menurutnya, dukungan moral dan spiritual sangat dibutuhkan ketika seseorang tengah diuji dengan persoalan berat, apalagi jika masalah tersebut menjadi konsumsi publik.
“Siapa pun yang sedang diuji, sebagai sesama muslim sudah sepatutnya kita saling menguatkan dan memberi penguatan,” pungkas Umi Pipik.



