Rumah Politik Indonesia Optimistis Ada Transformasi Besar di Tubuh Polri

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

Lembaga think tank Rumah Politik Indonesia (RPI) mengungkapkan optimismenya terhadap transformasi besar yang akan dialami Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sepanjang tahun 2026. Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri diyakini akan mengalami perubahan budaya mendasar yang lebih profesional dan humanis.

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyatakan bahwa optimisme ini didasarkan pada kesuksesan Polri dalam mengawal tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sepanjang 2025.

"Kami yakin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal membawa perubahan mendasar yang signifikan di Polri sepanjang tahun 2026. Era pemerintahan Prabowo-Gibran memberikan ruang bagi Polri sebagai tulang punggung penegakan demokrasi hukum," ujar Fernando dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/1).

Menurut Fernando, transformasi Polri bukan sekadar perubahan struktural atau prosedur operasional, melainkan pembangunan karakter dan integritas personel. Ia menilai tuntutan masyarakat saat ini adalah kehadiran polisi yang tegas namun tetap transparan dan akuntabel.

Langkah ini dianggap sejalan dengan visi besar pemerintah dalam menciptakan tata kelola yang bersih dan profesional.

"Masyarakat menuntut kepolisian yang tidak hanya tegas, tetapi juga menjadi mitra dalam membangun peradaban bangsa yang lebih baik," tambahnya.

Dampak pada Stabilitas Nasional

Sebagai lembaga analisis kebijakan publik, RPI memandang keberhasilan transformasi Polri akan berdampak langsung pada stabilitas nasional. Stabilitas tersebut menjadi syarat mutlak bagi berjalannya roda pembangunan ekonomi dan sosial di bawah komando Prabowo-Gibran.

Polri diharapkan menjadi garda terdepan yang memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu serta menjamin setiap warga negara memiliki akses yang sama terhadap keadilan.

"Transformasi ini adalah tentang bagaimana memahami peran kepolisian dalam masyarakat demokratis sebagai pelindung, pelayan, dan mitra masyarakat. Keberhasilan ini akan memperkuat kepercayaan publik yang menjadi modal utama Polri dalam menjalankan fungsinya," pungkas Fernando. (E-3)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia Segrup Irak dan Korsel
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Penyelam Profesional Cari Wisatawan Spanyol yang Hilang di Sekitar Pulau Padar| KOMPAS MALAM
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
1.138 Praja IPDN Dikirim ke Aceh Tamiang, Bantu Pemulihan Pascabencana
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Ledakan Pipa Gas PT TGI di Inhil Lukai 10 Warga, Sejumlah Rumah dan Kendaraan Terbakar
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
KAI Catat Penjualan Tiket hingga Arus Balik Nataru Tembus 4 Juta
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.