Pelancong Mencari Ketenangan, Desa Wisata di Batu Jadi Favorit

kompas.id
3 hari lalu
Cover Berita

BATU, KOMPAS - Tak hanya obyek wisata yang kebanjiran pengunjung, desa-desa wisata di Kota Batu dan Malang, di Jawa Timur, juga ramai oleh pelancong yang menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru. Pihak desa wisata pun mengakui saat ini ada pergeseran pola kunjungan ke tempat-tempat yang lebih sunyi, ke pelosok desa.

Ketua Forum Desa Wisata Kota Batu Mochammad Dadi, Sabtu (3/1/2026), mengatakan, kunjungan wisatawan ke desa-desa wisata di wilayahnya cukup ramai pada libur akhir tahun kali ini. Bahkan, keberadaan mereka cukup terasa dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Ada sejumlah desa wisata di Kota Batu yang banyak menyerap pelancong, seperti Tulungrejo, Sumbergondo, Punten, Gunung Sari, Bulukerto, Pandanrejo, dan Bumiaji. Para pelancong itu menikmati sejumlah destinasi, seperti perkebunan (petik apel dan stroberi), jip off road, hingga sapi perah.

“Alhamdulillah Natal dan Tahun Baru kali ini jumlah wisatawannya meningkat dibanding hari-hari sebelumnya. Lumayan, tahun ini lebih ramai meski ada isu terkait cuaca ekstrem. Namun, jika dibandingkan tahun lalu, saat ini cukup lumayan,” katanya.

Menurut Dadi, peningkatan tak hanya terjadi pada kunjungan ke obyek wisata saja melainkan juga penginapan, yakni home stay yang memanfaatkan rumah penduduk. Selain itu, saat ini ada tren berkemah di luar ruangan atau kamping mewah/glamour camping (glamping).

Cara-cara seperti ini dinilai memberikan tambahan pengalaman bagi wisatawan dibandingkan menginap di hotel, selain dari sisi ekonomi lebih murah tentunya karena mereka umumnya datang rombongan keluarga.  

Sebelumnya, pihak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu menyatakan tingkat hunian hotel pada libur Natal dan Tahun Baru masih di bawah 70 persen. Angka ini turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 90 persen.

Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi penyebab penurunan okupansi hotel, salah satunya kondisi ekonomi. Daya beli masyarakat masih rendah. Selain itu, persaingan antardestinasi wisata dan daerah.

Baca JugaWisatawan Membeludak, Berapa Uang yang Berputar di Yogyakarta?

Meski demikian, Sujud mengakui jumlah wisatawan yang berkunjung ke Batu selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 meningkat. Ada kemungkinan sebagian pelancong itu mengalihkan tujuan liburan dari Bali yang dirasa lebih jauh. Banyak wisatawan memilih lokasi berlibur yang lebih dekat.

Terkait jumlah pelancong yang mengunjungi obyek wisata, Sujud, yang juga Direktur Taman Rekreasi Selecta, mengatakan jumlah wisatawan ke Selecta selama libur panjang akhir tahun kali ini lebih bagus dibanding tahun sebelumnya. Pada momentum Natal-Tahun Baru 2025-2026 sebanyak 21.000 lebih wisatawan, sedangkan 2024-2025 ada 17.000 orang.

“Namun, secara keseluruhan dalam setahun, angkanya lebih tinggi 2024. Tahun 2025 ada 300.000 lebih pengunjung. Sedangkan tahun 2024 di atas 400.000 orang.

Sementara itu, dari pantauan Kompas, Sabtu, kepadatan lalu lintas masih terasa di sejumlah ruas jalan di Kota Malang, salah satunya di Jalan Ahmad Yani, sejak dari flyover Arjosari sampai simpang empat Blimbing. Selain itu, kepadatan terpantau di jalanan di Kabupaten Malang yang menjadi akses menuju lokasi wisata, seperti di jalur Karanglo-Karangploso.

Pergerakan masih tinggi

Tingginya mobilitas juga terpantau di Stasiun Malang. Pergerakan penumpang kereta api menjelang berakhirnya libur panjang akhir tahun, masih tinggi. Kota-kota yang menjadi relasi utama penumpang adalah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Madiun, dan Ketapang.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, hingga Sabtu pukul 10.00 WIB, diprediksi ada 7.084 penumpang di Stasiun Malang. Dari jumlah itu, 3.395 penumpang berangkat dan 3.689 penumpang datang.

Baca JugaKunjungan ke Kota Batu Meningkat, Ada Limpasan Turis Domestik dari Bali

Secara kumulatif sejak 18 Desember-3 Januari 2026, Stasiun Malang telah melayani 138.292 penumpang. Rinciannya, 73.546 penumpang berangkat dan 64.746 penumpang datang. “Sementara itu, pada periode angkutan Nataru yang berlangsung 18 Desember-4 Januari, Stasiun Malang memproyeksikan melayani total 144.622 penumpang. Dari jumlah itu, 76.551 penumpang berangkat dan 68.111 penumpang tiba,” katanya.  

Pergerakan warga juga terpantau di Tol Transjawa. Tingginya arus kendaraan juga terpantau oleh PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT). Sejak 18 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026, PT JPT mencatat ada 367.495 kendaraan melintas Gerbang Tol Pandaan dan Gerbang Tol Gempol. Angka ini naik 19 persen dari periode normal sebesar 307.654 kendaraan. Adapun kelompok kendaraan didominasi oleh kendaraan golongan 1 (pribadi) sekitar lebih dari 94 persen.

Adapun rinciannya di Gerbang Tol Pandaan tercatat 133.395 kendaraan keluar atau naik 37,20 persen dari lalu lintas normal 97.226 kendaraan. Untuk kendaraan yang masuk tercatat 125.319 unit atau 31,35 persen dari lalu lintas normal 95.405 kendaraan.

Direktur Utama PT JPT Muhammad Taufik Akbar mengatakan, puncak kepadatan lalu lintas terjadi pada 1 Januari, yakni 30.096 kendaraan melintas keluar dan masuk Gempol-Pandaan. “Peningkatan jumlah kendaraan yang signifikan sempat mengakibatkan kepadatan di arteri sampai Gerbang Tol Pandaan. Sempat diberlakukan beberapa skenario rekayasa lalu lintas di lokasi guna mengurai penumpukan kendaraan,” katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lowongan Kerja Terbaru PT Yakult Indonesia Januari 2026, Terbuka untuk Fresh Graduate
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Sama-sama Sudah Resmi Umumkan Jadwal Lengkap di 2026, Musim Ini ada 9 Seri F1 dan MotoGP yang Bentrok Tanggal
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Ciptakan Demokrasi Berkwalitas, PDIP Kota Batu Kolaborasi Dengan Penyelenggara Pemilu
• 15 jam lalurealita.co
thumb
Menkum Sebut RPP dan Rancangan Perpres Turunan KUHAP Masih Perprogres
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Patra Jasa Group Salurkan Bantuan bagi Penyintas Banjir di Sumatra
• 11 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.