Militer Amerika Serikat (AS) melakukan serangan terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat.
Menurut laporan AP, setidaknya tujuh ledakan terdengar di ibu kota Venezuela, Caracas. Pesawat tempur AS juga terlihat terbang rendah sejak pukul 02.00 dini hari.
Tampak api dan asap yang membubung tinggi akibat serangan AS yang menyasar ke markas militer terbesar, Fuerte Tiuna (Fort Tiuna), yang berlokasi di Caracas. Selain itu, serangan juga terjadi di pangkalan udara militer La Carlota.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Kamis (1/1) lalu menyatakan pihaknya terbuka melakukan negosiasi dengan AS setelah menghadapi tekanan militer terkait tuduhan jaringan perdagangan narkoba.



