Bisnis.com, JAKARTA — Pengemudi ojek online Gojek menggelar aksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjelang sidang eks Mendikbudristek Nadiem Makarim hari ini, Senin (5/1/2026).
Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi sekitar 9.46 WIB, nampak sejumlah pengemudi ojol berdemo untuk mendukung Nadiem Makarim. Mereka berdemo dengan mengenakan jaket driver Gojek.
Kemudian, dalam aksi itu terlihat ada satu mobil komando yang menyuarakan dukungan pengemudi ojol untuk Nadiem Makarim yang akan didakwa dalam sidang kasus dugaan korupsi Chromebook.
"Rapatkan barisan, pak Nadiem akan segera tiba di sini," ujar orator demo di mobil komando, Senin (5/1/2026).
Adapun, terlihat juga poster bertulisan dukungan terhadap Nadiem mulai dari 'Ojol ada karena Nadiem! Pejuang aspal bersama Nadiem'. Selain itu, terlihat juga tagar yang dibawa pendemo mulai dari #Kawalkawanpejuangaspal hingga#Solidaritasorangjalanan.
Sementara itu, kuasa hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir menyatakan bahwa kliennya saat ini masih dalam kondisi perawatan. Namun demikian, dia memastikan bahwa kliennya itu bakal menghadiri sidang dakwaan kali ini.
Baca Juga
- Dua Kali Ditunda, Sidang Dakwaan Nadiem Makarim Kembali Digelar Hari Ini
- Kaleidoskop 2025: Drama Tom Lembong & Kasus Korupsi Nadiem hingga Riza Chalid
- Bantah Terima Pribadi, Kubu Nadiem Sebut Aliran Dana Rp809 Miliar untuk Kepentingan Gojek
"Karena walaupun beliau masih dalam perawatan, beliau ingin sekali persidangan ini cepat selesai," ujar Ari di PN Jakpus, Senin (5/1/2026).
Sekadar informasi, Nadiem absen dua kali dalam agenda sidang dakwaan. Salah satunya pada Selasa (16/12/2025). Kala itu, Nadiem masih dinyatakan dirawat di rumah sakit.
Namun demikian, sidang dakwaan untuk terdakwa lainnya mulai dari Sri Wahyuningsih selaku mantan Direktur SD Ditjen Paudasmen, Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, dan Ibrahim Arief (IBAM) selaku tenaga konsultan tetap dilanjutkan.
Adapun, dalam sidang itu terungkap bahwa Nadiem Makarim diduga telah menerima aliran dana dalam perkara rasuah Chromebook ini sebesar Rp809 miliar.



