Mendagri Minta Praja IPDN Terapkan Ilmu Pemerintahan Selama Bantu Daerah Bencana

liputan6.com
3 hari lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk menerapkan ilmu yang didapatkan di kampus guna membantu pemulihan pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan langsung kepada para praja IPDN yang ditugaskan ke Aceh di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026).

“Adik-adik spesialisasi belajar ilmu pemerintahan. Praktikkan bersama dengan nanti ASN Kemendagri, pengasuh, untuk bantu menghidupkan pemerintahan kabupaten, kecamatan, desa-desa,” ujar Mendagri.

Advertisement

BACA JUGA: Mendagri Lepas Praja IPDN, Bantu Percepat Pemulihan Pemerintahan dan Layanan Publik di Aceh Tamiang

Mendagri menegaskan, penugasan praja IPDN ke Aceh merupakan misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) yang terdampak bencana. Ia menjelaskan bahwa Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling berat.

Ia mengatakan, seluruh kecamatan di daerah tersebut terdampak, dan lebih dari 200 desa mengalami kerusakan. Bahkan, kantor pemerintahan kabupaten hingga desa masih dipenuhi lumpur, sistem administrasi terganggu, serta layanan kependudukan dan teknologi informasi belum berjalan optimal.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BPBD Kabupaten Serang Mengerahkan Tim Kaji Cepat untuk Menindaklanjuti Longsor di Gunung Kaupas Padarincang
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Waketum Golkar: Pilkada Lewat DPRD Bukan Pragmatisme Kekuasaan, tapi Ideologi
• 5 jam laludetik.com
thumb
BNN Dorong Pencegahan Humanis, Generasi Muda Dilibatkan Lewat Kemah Kebangsaan
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Warga Aceh Jaya terpaksa ronda cegah gajah liar dekati permukiman
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Praktisi Kesehatan Masyarakat Ingatkan Super Flu Bisa Dicegah, Begini Cara Mudahnya
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.