Praktisi Kesehatan Masyarakat Ingatkan Super Flu Bisa Dicegah, Begini Cara Mudahnya

tvonenews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, tvonenews.com- Praktisi kesehatan masyarakat, dr Ngabila Salama menyampaikan persoalan penyakit baru yang muncul di Indonesia yaitu Super Flu. Hal ini mungkin masih tabu bagi masyarakat.

Namanya Super Flu, dipahami sekilas sebagai penyakit flu biasa. Hal ini bisa benar tetapi tidak tepat karena gejalanya disebut berbeda. 

Dalam informasi yang disampaikan dr Ngabila Salama selaku Praktisi Kesehatan Masyarakat kalau gejalanya Super Flu bisa lebih berat. 

Praktisi Kesehatan Masyarakat Ingatkan Super Flu Bisa Dicegah, Begini Cara Mudahnya
Sumber :
  • ilust kemenkes

Namun gejalanya secara keseluruhan seperti flu biasa. Hal ini perlu dilengkapi tes kesehatan selanjutnya, kalau gejala dirasa berat.

"Ringkas banget (versi publik), super flu bukan virus baru, biasanya Influenza A atau B dan disebut “super” karena gejalanya berat," kata dr Ngabila Salama, kepada tvonenews.com, Sabtu (3/1/2026).

"Gejalanya bisa mirip, sehingga perlu tes (kesehatan/diperiksa lebih lanjut) bila berat," jelasnya.

Dengan begitu, dr Ngabila mengatakan kalau gejalanya itu umum seperti: 

-Demam tinggi mendadak
-Nyeri badan hebat
-Batuk berat & lama
-Lemas ekstrem
-Bisa sampai pneumonia & rawat inap

Dia juga menjelaskan secara singkat, jika Super Flu bukanlah sakit slu yang "disamaian" sama flu burung atau Covid-19.

Apakah super flu sama dengan flu burung / COVID? bukan, Bukan flu burung H5N1 atau Bukan COVID-19," jawab dr Ngabila Salama.

Kendatinya, ia menganjurkan agar setiap masyarakat bisa memahami seperti apa langkah penceghannya. 

Sebab sakit Super Flu ini bisa dicegah, dengan cara ini:

-Vaksin flu (terutama 4 strain)
-Masker saat ramai
-Cuci tangan
-Istirahat cukup
-Jangan tunggu parah baru ke dokter

Sebagai tambahan informasi, “Super flu” itu disampaikan sebenarnya BUKAN nama tipe virus baru.

Istilah yang populer di media & masyarakat, bukan istilah medis resmi. Sehingga super flu itu flu biasa yang terasa lebih berat, biasanya disebabkan oleh:

-Influenza A (paling sering) H1N1 dan H3N2, Ini penyebab flu musiman yang paling sering bikin gejala berat
-Influenza B dikatakan bisa berat juga, terutama pada anak-anak, dan biasanya lebih ringan dari Influenza A, tapi tidak selalu.(klw)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Unilever (UNVR) Umumkan Kesepakatan Divestasi Bisnis Teh Sariwangi
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Eks Dirjen Kemenkeu Isa Rachmatarwata Divonis 1,5 Tahun Penjara
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Niat Menolong, Pedagang Beras Tertembak saat Gagalkan Aksi Curanmor Bersenpi di Kota Bambu Selatan Jakbar
• 9 jam laludisway.id
thumb
Hanif Dhakiri Sebut Kelakar Prabowo Soal PKB Harus Diawasi' sebagai Humor Politik yang Sehat
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Cegah Abrasi Meluas, Kementerian PU Lakukan Penguatan pada Tebing Sungai Krueng Tiro di Pidie
• 4 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.