BEKASI, KOMPAS.com – Kondisi Jalan Alinda Raya, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, dilaporkan rusak parah.
Sejumlah lubang besar terlihat tersebar di badan jalan, dengan sebagian di antaranya tergenang air.
Pantauan Kompas.com, Sabtu (3/1/2026), genangan air menutup lubang-lubang di jalan tersebut sehingga pengendara terpaksa melaju pelan untuk menghindari kerusakan yang tidak terlihat.
Padahal, Jalan Alinda Raya merupakan jalur utama yang ramai dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat.
Kondisi kerusakan membuat arus lalu lintas tersendat, bahkan kendaraan roda empat harus melaju bergantian karena sebagian badan jalan rusak dan tergenang air.
Baca juga: Belasan Kontainer Warna-warni Muncul di Kalimalang, Ini Penjelasan Walkot Bekasi
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=jalan rusak, Bekasi, jalan alinda bekasi, jalan alinda bekasi rusak parah&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMy8xNzMyMzY0MS9qYWxhbi1hbGluZGEtcmF5YS1iZWthc2ktcnVzYWstcGFyYWgtYmVydGFodW4tdGFodW4td2FyZ2Eta2hhd2F0aXI=&q=Jalan Alinda Raya Bekasi Rusak Parah Bertahun-tahun, Warga Khawatir Kecelakaan§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Permukaan aspal di sekitar lubang tampak terkelupas dan tidak rata. Di beberapa titik, kerikil berserakan, memperburuk kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Risiko semakin besar saat hujan karena lubang tertutup air dan permukaan jalan menjadi licin.
Di sisi kiri dan kanan jalan terdapat permukiman warga serta pepohonan, menandakan Jalan Alinda Raya merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat setempat.
Namun, di tengah padatnya lalu lintas, tidak terlihat rambu peringatan maupun tanda pengaman di sekitar titik jalan rusak.
Baca juga: Fadli Zon: Buku Sejarah Indonesia Terbaru Segera Bisa Diunduh Gratis dalam Format PDF
Keluhan WargaSalah satu pengguna jalan, Yono (64), mengaku pernah mengalami kecelakaan saat melintas di ruas jalan tersebut.
“Waktu itu saya pernah jatuh kepleset di situ. Lagi pas bawa barang, barangnya sampai tumpah. Itu sangat mengganggu dan meresahkan,” ujar Yono saat ditemui Kompas.com di lokasi.
Meski kecelakaan tidak terjadi setiap hari, Yono mengaku selalu merasa cemas ketika melintasi jalan tersebut, terutama pada jam-jam sibuk.
“Pengendara itu saling berebut jalan. Apalagi kalau di waktu kerja,” katanya.
Karena khawatir akan keselamatan, Yono mengaku lebih memilih menggunakan jalur alternatif, meski harus menempuh jarak yang lebih jauh.
Baca juga: Viral Mobil Pelat RI 25 Diduga Serobot Antrean Tol Cilandak, Polisi Siap Tegur




